Penjelasan Baku Mutu Air Limbah B3 dan Standarnya Sebelum Dibuang

0

Berbicara tentang limbah, yang paling sering ada di dalam rumah tangga yang bisa menyebabkan pencemaran air. Baku Mutu Air Limbah (BMAL) adalah ukuran standar yang menentukan batas atau tingkat pencemaran yang diizinkan dalam air. 

Secara sederhana, BMAL mengindikasikan konsentrasi dan jumlah zat atau bahan yang diizinkan untuk dibuang ke dalam sungai oleh pelaku usaha dan atau kegiatan tertentu. BMAL ditetapkan untuk berbagai jenis usaha dan kegiatan yang berpotensi menjadi sumber pencemar. Panduan untuk menentukan standar baku mutu air limbah dapat ditemukan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 1 Tahun 2010 tentang Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air.

Untuk lebih jelasnya tentang Baku Mutu Air Limbah B3 dan juga standarnya sebelum dibuang bagaimana, mari kita cari tahu di sini!

Penjelasan Baku Mutu Air Limbah B3

Jika kita mengacu kepada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Ketahanan RI nomor 5 tahun 2022, Baku Mutu Air Limbah atau BMAL adalah ukuran batas atau kadar unsur pencemar dan bisa juga jumlah unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam air limbah yang akan dibuang atau dilepas ke dalam media air dan tanah dari suatu usaha atau kegiatan tertentu yang menghasilkan limbah.

Setiap kegiatan yang menghasilkan limbah memang tidak bisa dibuang begitu saja. Ada standar yang harus diperhatikan bahkan dalam pengolahannya sendiri di tempat limbah B3 perlu adanya perhatian secara khusus.

Air Limbah B3 dari Waste Impoundment

Air limbah B3 dari waste impoundment atau tempat penyimpanan limbah memang sangat perlu adanya perhatian secara khusus. Sumber dari bahayanya adalah adanya air yang bisa mengkontaminasi tanah dan juga bisa jadi tertumpah pada saat proses pengangkutan.

Air Limbah B3 dari Waste Pile

Sedangkan untuk air limbah B3 dari waste pile atau tumpukan sampah ini sering menjadi permasalahan yang rumit. Pasalnya, walaupun memang proses pengolahan sampah sudah dilakukan pembedaan kriteria masih bisa terjadi adanya air limbah yang terkontaminasi dengan berbagai karakteristik limbah B3 seperti korosif dan juga iritasi.

Standar Baku Mutu Air Limbah B3 Sesuai PERMEN

PERMEN LHK Nomor 68 Tahun 2016 mengatur adanya standar Baku Mutu Air Limbah B3 yang berguna sekali dalam proses pengolahan air limbah. Untuk standarnya yang bisa dikutip dari PERMEN tersebut adalah sebagai berikut:

  • Konsentrasi BOD (Biochemical Oxygen Demand) harus berada di bawah 30 miligram per liter.
  • Konsentrasi COD (Chemical Oxygen Demand) tidak boleh melebihi 100 miligram per liter.
  • Rentang pH total air harus antara 6 hingga 9.
  • Konsentrasi TSS (Total Suspended Solids) tidak boleh melebihi 30 miligram per liter.
  • Kandungan minyak dan lemak harus maksimal 5 miligram per liter.
  • Konsentrasi amonia tidak boleh melebihi 10 miligram per liter.
  • Jumlah total bakteri coliform maksimal 3000 unit per 100 mililiter.
  • Debit air yang digunakan tidak boleh melebihi 100 liter per orang setiap harinya.

Jika Perusahaan Tidak Bisa Mengelola Limbah Air

Lantas, bagaimana jika perusahaan tidak bisa mengelola limbah air? Pada PERMEN LHK Nomor 68 Tahun 2016 Pasal 6 menyebutkan apabila pengolahan limbah domestik sebaiknya diserahkan kepada pihak yang memiliki kemampuan dalam mengolahnya. 

Pendekatan ini bisa menjadi lebih efektif, terutama bagi perusahaan yang memiliki keterbatasan lahan. Meskipun demikian, biaya yang dikeluarkan untuk outsourcing pengolahan air limbah domestik lebih tinggi. Makanya, sangat disarankan agar Anda tetap memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sendiri. Meskipun investasi awalnya mungkin terasa besar, namun dalam jangka panjang, keberadaan IPAL dapat menghemat biaya operasional.

Kesimpulan

Itulah tadi bagaimana penjelasan tentang Bahan Baku Mutu Air Limbah B3 dan juga standarnya yang sudah diatur tentang Peraturan Menteri yang terkait. Dengan memenuhi standar tersebut, perusahaan bisa terhindar dari sanksi.

Ralali Business Solution

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.