Mengenal Bukti Kalibrasi dan Fungsinya!

0

Bagi sebagian orang pasti telah mengetahui tentang istilah kalibrasi dan betapa pentingnya melakukan kalibrasi itu sendiri. Seperti yang telah kita ketahui bahwa setelah melakukan proses kalibrasi, tentu kita akan menerima bukti kalibrasi. Namun, apakah Anda sudah tahu bagaimana cara mengenal bukti kalibrasi tersebut? Untuk itu, pada artikel ini kita akan membahas bagaimana cara mengenal bukti kalibrasi tersebut. 

Pentingnya Bukti Kalibrasi

Seperti yang telah kita ketahui, setelah proses kalibrasi selesai kita akan mendapatkan bukti kalibrasi yang dapat disebut dengan sertifikat kalibrasi atau laporan hasil uji. Bukti kalibrasi ini sangat penting karena dapat menjamin alat ukur tersebut telah sesuai dengan standar pelayanan dan persyaratan yang bermutu. Oleh sebab itu, setiap usaha industri maupun pelayanan kesehatan sangat penting untuk mendapatkan sertifikat kalibrasi ini. 

Fungsi Bukti Kalibrasi

Adapun fungsi dari sertifikat kalibrasi itu sendiri. Apakah fungsi tersebut? Dengan ada bukti laporan hasil uji kalibrasi Anda dapat mengetahui apa saja kekurangan pada alat yang kita miliki. Sehingga Anda dapat tahu sejauh mana hasil penyimpangan yang ada pada alat tersebut. Dan tidak hanya itu saja, adapun fungsi lainnya yaitu dengan adanya laporan hasil kalibrasi ini Anda dapat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan kalibrasi kembali.

Cara Membaca Bukti Kalibrasi

Tahukah Anda adapun cara membaca bukti kalibrasi itu sendiri. Pada artikel kali ini kita menggunakan contoh cara membaca laporan kalibrasi pada seri BenQ DesignVue Designer Monitor PD. Cara membaca bukti tersebut yaitu seperti berikut ini:

  1. Pada bagian paling atas laporan terdapat informasi model, yang diaman nama model dan juga nomor seri monitor yang terkait dengan laporan tersebut akan dilaporkan.
  2. Kemudian pada bagian kedua akan dijelaskan kondisi pengukuran, koordinat warna.
  3. Berikutnya terdapat bagian ‘Gamma’, bagian ini untuk memperlihatkan kurva gamma terkalibrasi dan kurva gamma target keduanya diplot pada diagram. 
  4. Dan pada bagian terakhir pada laporan hasil uji kalibrasi adalah bagian ‘Temperatur Warna’. Pada bagian ini biasanya ditunjukan dengan titik putih yang dinyatakan dengan satuan kelvin (K).

Hal yang Wajib Ada di Bukti Kalibrasi

Tidak hanya itu saja, ada beberapa hal yang wajib ada pada bukti kalibrasi. Karena hal tersebut  memiliki peran penting. Lalu apa saja hal wajib tersebut? Untuk itu, pada bagian artikel ini kita akan membahas apa saja hal wajib yang harus ada dalam laporan hasil uji kalibrasi. Berikut ini merupakan rinciannya:

  • Judul : Nama sertifikat
    Setiap laporan hasil uji kalibrasi harus ada nama sertifikat, karena hal tersebut dapat menjadi bukti keaslian sertifikat tersebut.
  • Rincian nama laboratorium tempat kalibrasi
    Rincian nama laboratorium juga merupakan hal yang wajib ada dalam bukti kalibrasi. agar laboratorium tersebut dapat bertanggung jawab mengenai kebenaran sertifikat tersebut.
  • Detail data klien kalibrasi alat ukur
    Nama pemilik peralatan yang akan melakukan proses kalibrasi, juga harus tercatat pada bukti tersebut.
  • Nama dan detail instrument alat ukur
    Detail instrumen alat ukur juga harus tercatat dengan baik, agar dapat mempermudahkan untuk mengetahui apa jenis alat ukur tersebut dan bagaimana instrumen yang terdapat pada alat tersebut.
  • Detail tentang kondisi lingkungan laboratorium tempat kalibrasi dilakukan
    Kondisi lingkungan pada saat melakukan proses kalibrasi juga sangat berpengaruh. Sehingga kondisi lingkungan pada laboratorium tersebut juga harus dicatat dengan detail.
  • Data hasil kalibrasi dengan konvensi masing-masing
    Tidak hanya itu saja, hal wajib lainnya yaitu sangat penting bagi Anda untuk mencatat data hasil kalibrasi dengan konvensi masing-masing. 
  • Tanda tangan, nama terang penanggung jawab kalibrasi
    Hasil dari alat yang telah dikalibrasi harus dapat diakui kebenarannya, sehingga setiap teknisi kalibrasi harus menuliskan nama terang untuk dapat bertanggung jawab pada keakuratan alat tersebut.
  • Dst.

Kesimpulan

Untuk mendapatkan bukti kalibrasi, perlu adanya adanya proses kalibrasi pada alat tersebut. Kalibrasi tersebut harus dilakukan oleh laboratorium yang telah terakreditasi, sehingga laboratorium tersebut memiliki hak untuk mengeluarkan sertifikat kalibrasi untuk alat Anda. Dengan adanya laporan hasil uji ini akan mempermudahkan kita untuk mengetahui jadwal proses kalibrasi kembali pada alat tersebut. Jangan lupa untuk memahami juga apa yang dimaksud dengan sertifikat lab kalibrasi di halaman ini: 7 Cara Mendapatkan Sertifikat Lab Kalibrasi

News Ralali - MRO Kalibrasi

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.