Kategori dan Cara Penanganan Limbah B3 Secara Umum Dengan Benar

0

Dalam pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3 memang merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan terutama bagi penghasil limbah B3 seperti perindustrian dan pabrik. Penanganan limbah B3 yang baik dan benar membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam tentang apa saja kategori limbah B3 dan cara penanganan limbah B3 secara umum yang tepat untuk masing-masingnya yang akan dibahas di artikel berikut ini

2 Kategori Limbah B3

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, limbah B3 dibagi menjadi dua kategori berdasarkan tingkat bahayanya, yaitu Kategori 1 dan Kategori 2 dengan penjelasan berikut ini.

Kategori 1 

Kategori 1 merupakan limbah yang memiliki sifat berbahaya yang dapat mengakibatkan dampak yang akut cepat atau tiba-tiba dan langsung kepada manusia, contoh limbah B3 yang termasuk kategori 1 adalah Aseton, Tetrakloroetilen, Metanol, Kresol, Benzena, Dan Lain-Lain. Ada pula zat pencemar kategori 1 yang tidak spesifik seperti aki atau baterai bekas.

Kategori 2

Kategori 2 mencakup limbah yang memiliki efek tidak akut dan memberikan dampak secara tidak langsung pada manusia maupun lingkungan hidup. Kategori ini juga memiliki sifat toksik yang cenderung bersifat sub-kronis atau kronis dalam jangka waktu yang panjang. Adapun contoh zat pencemaran yang termasuk dalam kategori adalah debu dan fiber asbes putih atau chrysotile, kemasan bekas B3, minyak pelumasan, penukar ion atau limbah resin, limbah elektronik, dan filter bekas dari fasilitas pengendalian pencemaran udara.

5 Prinsip Cara Penanganan Limbah 

Dalam rangka pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang baik dan benar, terdapat lima prinsip dasar cara penanganan limbah B3 secara umum yang perlu diterapkan, yaitu reduce, reuse, recycle, recovery, dan disposal. Keberhasilan implementasi prinsip-prinsip ini sangat menentukan dalam upaya mengurangi dampak negatif limbah B3 terhadap manusia dan lingkungan.

Reduce (mengurangi)

Prinsip pertama ini menekankan pada pentingnya mengurangi produksi limbah. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mendorong pengurangan pemakaian plastik. Misalnya dengan membawa kantong belanja sendiri yang berbahan dasar non plastik.

Reuse (menggunakan kembali)

Prinsip kedua, reuse, mengajak kita untuk memilih produk yang dapat digunakan berulang kali dan mengurangi penggunaan produk sekali pakai. Dengan cara ini, jumlah limbah yang dihasilkan bisa diminimalkan.

Recycle (mendaur ulang)

Prinsip recycle atau mendaur ulang berarti mengubah limbah menjadi produk baru. Proses ini melibatkan pengecekan, pemilahan, dan pengolahan limbah untuk membuat produk yang dapat digunakan lagi. Contoh prakteknya adalah mendaur ulang limbah plastik menjadi kerajinan tangan yang bernilai seni.

Recovery (pemulihan)

Recovery atau pemulihan dilakukan jika limbah tidak dapat didaur ulang. Prinsip ini melibatkan proses pengolahan sampah yang tidak bisa didaur ulang menjadi energi atau material baru. Misalnya, melalui proses pemungutan sampah di pantai atau penanaman kembali lahan yang gundul.

Disposal (disposal)

Prinsip terakhir adalah disposal, yaitu proses pembuangan limbah produk sisa dari proses recovery ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pembuangan limbah ini harus dilakukan dengan penanganan khusus agar tidak merusak lingkungan.

Kesimpulan

Dalam cara penanganan limbah B3 secara umum, lima prinsip di atas harus dipahami dan diterapkan dengan baik. Mulai dari mengurangi produksi limbah, menggunakan kembali barang-barang yang masih layak pakai, mendaur ulang limbah, melakukan pemulihan, hingga melakukan pembuangan dengan cara yang benar. Semua prinsip ini juga berlaku dalam penanganan limbah cair, padat, gas, dan B3.Melalui pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip ini, kita dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat dari dampak negatif limbah. Artikel selanjutnya akan membahas lebih lanjut mengenai cara penanganan limbah cair padat gas dan B3. Adapun juga artikel yang tentang pengolahan sampah B3 rumah tangga, dan pengolahan limbah B3 industri. Semoga artikel ini bisa menjadi wawasan tambahan untuk kita semua.

Ralali Business Solution

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.