Cara yang Tepat Untuk Menentukan Frekuensi Kalibrasi Alat Ukur

0

Kalibrasi dilakukan secara berkala untuk memastikan alat ukur berfungsi dengan baik, namun bagaimana kita menentukan frekuensi kalibrasi yang tepat? Faktor meliputi lingkungan, penggunaan, dan tingkat ketergantungan pada fungsi yang tepat.

Penting untuk memilih interval kalibrasi yang efektif agar program kalibrasi memiliki dampak yang berarti pada kinerja alat dan instrumen pengukur. Ini meningkatkan keandalan instrumen dan membantu menghilangkan ketidakpastian dalam mengukur variabel fisik yang diinginkan.

Bagaimana Cara Memutuskan Frekuensi Kalibrasi?

Frekuensi kalibrasi atau interval kalibrasi merupakan waktu antara dua kalibrasi berurutan atau parameter paling penting yang menentukan keberhasilan atau kegagalan program kalibrasi apa pun. Perlu Anda ketahui, jika tidak ada aturan khusus untuk menentukan interval kalibrasi untuk suatu organisasi. Setiap industri manufaktur dapat memilih frekuensi kalibrasinya selama hasilnya memuaskan.

Akan tetapi, ada beberapa patokan atau cara yang bisa digunakan untuk memutuskan frekuensi kalibrasi alat ukur mulai dari peraturan di Indonesia sendiri, dan juga standar dari ISO.

Berdasarkan Persyaratan Kalibrasi SNI CAC/RCP1:2011

SNI yakni singkatan dari Standar Nasional Indonesia. SNI yakni sebuah dokumen yang mengucapkan standar atau syarat minimum yang diacu. Pada persyaratan yang ada di SNI CAC/RCP1:2011, pada bagian 5.1 tentang pengendalian bahan pangan. Di sini, tidak ada persyaratan yang pasti terkait dengan interval kalibrasi sebuah alat ukur.

Jadi, ini merupakan himbauan saja terhadap pelaku usaha pangan untuk bisa menghasilkan makanan dan juga minuman yang aman guna dikonsumsi oleh manusia.

Berdasarkan Persyaratan Kalibrasi SNI ISO 22000:2009

Standar SNI ISO 22000:2009 adalah sistem manajemen keamanan pangan yang mengatur persyaratan untuk organisasi dalam rantai pangan. Persyaratan kalibrasi dalam standar ini melibatkan unsur-unsur kunci seperti komunikasi interaktif, manajemen sistem, program persyaratan dasar, dan prinsip HACCP.

Berdasarkan Persyaratan Kalibrasi ISO 9001:2008 atau ISO 9001:2015

Standar ISO 9001:2008 atau ISO 9001:2015, terutama pada klausul 7.6, mengamanatkan bahwa organisasi harus mampu menetapkan metode pemantauan dan pengukuran yang memberikan bukti kesesuaian produk dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Selain itu, organisasi juga harus menetapkan proses yang memastikan pemantauan dan pengukuran dilakukan secara konsisten dan menghasilkan data yang akurat.

Berdasarkan Manual Book

Interval atau frekuensi dari kalibrasi alat ukur yang sangat pasti akan ada pada manual book. Setiap pembelian alat ukur atau alat uji, pastinya akan diberikan manual book untuk penggunaannya dan juga spesifikasinya. Biasanya, untuk setiap manual book akan melampirkan kapan seharusnya instrumen tersebut bisa dilakukan kalibrasi.

Berdasarkan Jadwal Kalibrasi yang Sudah Ditentukan

Apabila Anda sudah pernah melakukan kalibrasi alat ukur pada laboratorium kalibrasi seperti Kalibrasi.com yang berhak mengeluarkan sertifikat kalibrasi, Anda akan tahu sebaiknya kapan melakukan kalibrasi. Pada sertifikat kalibrasi tersebut akan ada jadwal kapan seharusnya instrumen dilakukan kalibrasi lagi.

Berdasarkan Program Kalibrasi yang Telah Dijalankan

Masih agak sama dengan kalibrasi berdasarkan jadwal, frekuensi kalibrasi akan bisa diketahui dengan program kalibrasi yang sudah pernah Anda jalankan. Jadi, jadwalnya sudah pasti tertulis dan Anda tinggal melakukan kalibrasi sesuai dengan jadwal kalibrasi.

Kesimpulan

Itulah tadi bagaimana Anda bisa mengetahui kapan Anda harus melakukan kalibrasi untuk alat ukur Anda. Selama Anda memperhatikan interval ini, maka akan sangat tipis kemungkinan alat ukur Anda mengalami kesalahan dalam pengukuran. Hal ini dapat terjadi karena Anda melakukan kalibrasi secara rutin.

News Ralali - MRO Kalibrasi

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.