Simak Cara Pembuatan TPS Limbah B3 Berikut Ini

0

TPS Limbah B3 adalah bangunan yang diperuntukan untuk tempat menyimpan sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun yang dihasilkan oleh suatu kegiatan dengan memenuhi persyaratan teknis, pengemasan dan atau lokasi tertentu.

Pastinya bagi Anda sudah tidak asing lagi dengan kata-kata Tempat Penyimpanan Sementara atau TPS. Namun, pastinya Anda tidak tahu bukan bagaimana ada TPS di sana? Sebenarnya ada cara pembuatan TPS yang digunakan untuk penyimpanan sementara untuk limbah B3 yang harus Anda ketahui, jadi tempat dari TPS pun sebenarnya tidak hanya di tanah yang kosong begitu saja, tentu ada regulasinya tersendiri.

Mari kita simak cara pembuatan TPS limbah B3 secara seksama dan juga secara lengkap di sini!

Hal Penting pada Pembuatan TPS Limbah B3

Dalam pembuatan TPS, tentu saja yang harus diperhatikan ada beberapa point, seperti ketentuan, kelengkapan, serta perizinannya. Tiga poin tersebut menjadi acuan untuk pembangunan dari TPS limbah B3.

Jadi, TPS ini sangat penting untuk pengelolaan dari limbah B3 agar tidak mencemari lingkungan serta agar tidak membuat penyakit yang berbahaya bagi manusia.

Mengacu kepada PerMen LHK No P.12/MENLHK/SETJEN/PLB.3/5/2020 Penyimpanan Limbah B3. TPS limbah B3 adalah salah satu proses untuk pengelolaan limbah.

Ketentuan TPS Limbah B3

Untuk membangun TPS, ada 3 ketentuan, yaitu tentang lokasi, fasilitas penyimpanannya, dan peralatan yang digunakan dalam penanganan saat keadaan darurat.

  • Lokasi Penyimpanan Limbah B3 
    Untuk ketentuan dari pembangunan TPS limbah B3 terkait dengan tempatnya, harus memenuhi beberapa syarat, yaitu:
  • Bebas banjir dan tidak rawan bencana alam.
  • Dalam hal lokasi, penyimpanan limbah B3 harus bebas banjir dan terhindar dari bencana alam. Lokasi penyimpanan limbah B3 harus dapat direkayasa dengan teknologi untuk PPLH.
  • Lokasi dari penyimpanan limbah B3 wajib ada di dalam penguasaan atau pengawasan oleh setiap orang yang menghasilkan limbah B3.
  • Fasilitas Penyimpanan Limbah B3 yang Sesuai

Sedangkan, ketentuan yang selanjutnya adalah memiliki berbagai fasilitas yang di antaranya adalah:

  • Containment building (bangunan)
  • Tangki dan/atau kontainer
  • Silo
  • Tempat tumpukan limbah (waste pile)
  • Waste impoundment
  • Bentuk lainnya sesuai dengan perkembangan teknologi
  • Peralatan Penanganan Darurat

TPS limbah B3 juga harus memenuhi berbagai syarat yang berkaitan dengan kelengkapan dari berbagai peralatan saat adanya penanganan darurat. Berbagai peralatan darurat tersebut di antaranya:

  • Alat pemadam api
  • Alat penanggulangan keadaan darurat lain yang tepat (pasir, oil absorbant, safety shower, oil boom, oil skimmer).

Kelengkapan TPS Limbah B3 yang Harus Dipenuhi

Jika semua ketentuan tentang pembangunan TPS limbah B3 sudah dirasa cukup, selanjutnya adalah berpikir tentang kelengkapan dari TPS limbah B3 tersebut agar disetujui pembangunannya.

Setidaknya ada beberapa kelengkapan yang wajib ada pada bangungan TPS limbah B3, di antaranya:

  • Alat pemadam api ringan (APAR)
  • Shower atau eye wash
  • Sistem Penangkal petir (jika TPS limbah B3 lebih tinggi dari bangunan sekitar)
  • Pagar pengaman
  • Penanganan tumpahan (bak penampung 110 % dari kemasan terbesar) 
  • Kemiringan lantai 1⁰
  • Penanganan ceceran (serbuk gergaji atau spill kit)
  • Kotak P3K
  • Label dan Simbol Limbah B3
  • Sistem Ventilasi
  • Sistem Penerangan
  • Alarm
  • Mencantumkan penanggung jawab (personal incharge) pada bangunan TPS
  • Jenis limbah B3 dibedakan berdasarkan karakteristik
  • Penyimpanan antar kemasan minimal 60 cm

Bangunan TPS limbah B3 juga tidak boleh ada di luar ruangan, akan tetapi harus ada atap yang berguna untuk menghindari limbah B3 terkena air hujan dan terkena terik matahari secara langsung.

Perizinan TPS Limbah B3

Semua kelengkapan sudah, sekarang adalah saatnya untuk membuat perizinan TPS limbah B3. Sebenarnya ada dua persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu persyaratan secara izin yang bersifat dokumen dan persyaratan teknis.

Izin penyimpanan sementara limbah B3 untuk dokumen yang harus dipenuhi di antaranya:

  1. Fotocopy identitas pemrakarsa
  2. Fotocopy Formulir Permohonan Izin TPS LB3
  3. Fotocopy Izin-Izin yang sudah dimiliki
  4. Rekomendasi atas UKL-UPL
  5. Surat Perjanjian dengan Pihak Ketiga Pengangkut Limbah B3
  6. Surat Izin Berusaha (NIB)
  7. Siteplan TPS LB3 

Jika dokumen tersebut sudah bisa dipenuhi, selanjutnya adalah persyaratan secara teknis, yaitu:

  1. Peta lokasi kegiatan atau foto copy PL dan untuk luas kegiatan lebih dari 10 hektar sertakan foto udara/citra 

Baca juga: Contoh desain TPS limbah B3

  1. Site Plan
  2. Diagram alir (flow chart) proses pengelolaan limbah B3
  3. Desain konstruksi TPS limbah B3
  4. Standard Operation Procedure (SOP) sebagai tata cara penyimpanan limbah B3, penanganan kondisi darurat, dan nama anggota atau personil yang bertanggung jawab untuk gudang TPS limbah B3
  5. Foto gudang TPS limbah B3
  6. Perhitungan kapasitas TPS limbah B3 berdasarkan historical data

Kesimpulan

Pembuatan TPS limbah B3 memang tidak bisa dilakukan begitu saja, harus ada roadmapnya untuk akhirnya diberikan izin dari Dinas Lingkungan Hidup sekitar untuk disetujui dan mulai pembangunan TPS limbah B3.

Ralali Business Solution

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.