Penjelasan Tentang Proses Kalibrasi

0

Dalam kalibrasi, memahami tentang proses kalibrasi memang sangat penting. Kalibrasi memang tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, akan tetapi ada cara atau prosedur yang menjadi proses dari kalibrasi yang dari tahapan awal sampai dengan tahapan akhir dan juga kelanjutannya seperti apa. Pemahaman tentang proses kalibrasi alat ukur ini akan mudah dipahami oleh laboratorium kalibrasi yang sudah mendapatkan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional.

Selama proses kalibrasi berjalan dengan benar dan juga sesuai dengan prosedur kalibrasi yang sesuai dengan standar, itu akan menghasilkan hasil kalibrasi yang sesuai dan juga bisa dipertanggung jawabkan. 

Bagaimana proses dari kalibrasi alat ukur yang sesuai dengan standar nasional dan juga internasional?

Pengertian Kalibrasi

Sebelum itu, kita bahas tentang pengertian kalibrasi. Kalibrasi mengacu pada proses pengujian dan penyesuaian alat ukur untuk memastikan pembacaan yang mereka hasilkan akurat. Prosesnya melibatkan membandingkan pembacaan peralatan tertentu dengan apa yang kita ketahui sebagai standar laboratorium yang sangat akurat.

Setelah peralatan Anda dikalibrasi, Anda akan menerima sertifikat. Sertifikat akan menunjukkan pembacaan asli peralatan Anda dan akan memverifikasi bahwa peralatan tersebut telah dikoreksi secara akurat ke standar nasional.

Penjelasan Proses Kalibrasi

Bagaimana dengan proses kalibrasi alat ukur?  Proses kalibrasi adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk memastikan bahwa alat ukur atau instrumen memberikan hasil pengukuran yang akurat dan konsisten. Tujuan utama dari kalibrasi adalah untuk membandingkan output atau pembacaan alat ukur dengan standar referensi yang telah diketahui akurasinya. 

Proses ini bertujuan untuk menentukan apakah alat ukur telah menyimpang dari nilai-nilai yang diharapkan dan memastikan bahwa alat ukur dapat memberikan hasil pengukuran yang sesuai dengan standar yang berlaku.

Berikut ini adalah langkah-langkah kalibrasi yang perlu untuk Anda ketahui:

  1. Persiapan: Peralatan kalibrasi dan alat ukur disiapkan dan diperiksa untuk memastikan kebersihan dan kesiapannya. Juga dilakukan pemeriksaan visual untuk memastikan tidak ada kerusakan yang bisa mempengaruhi hasil kalibrasi.
  2. Pengukuran Referensi: Alat ukur dibandingkan dengan standar referensi yang sudah terbukti akurat. Standar referensi ini telah dikalibrasi oleh laboratorium terakreditasi yang memiliki keakuratan yang teruji.
  3. Pengujian Kalibrasi: Jika ada perbedaan hasil pengukuran, dilakukan penyesuaian pada alat ukur agar memberikan hasil sesuai standar yang berlaku.
  4. Pengulangan Pengukuran: Setelah penyesuaian, dilakukan pengukuran ulang untuk memastikan hasil yang akurat dan konsisten.
  5. Evaluasi dan Sertifikasi: Hasil pengukuran dievaluasi untuk memastikan bahwa alat ukur memenuhi persyaratan standar. Jika sudah sesuai, alat akan diberi sertifikat kalibrasi sebagai bukti bahwa sudah dikalibrasi dengan benar.

Selalu ingat jika alat ukur yang sudah dilakukan kalibrasi juga ada masa habisnya. Maka dari itu Anda bisa memperhatikan frekuensi kalibrasi yang tertera pada laporan kalibrasi yang sudah Anda dapatkan dari proses kalibrasi.

Prinsip Dasar Kalibrasi

Kalibrasi alat ukur tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang atau bahkan mungkin Anda sendiri tanpa adanya pengetahuan yang lebih mengenai ilmu pengukuran atau metrology. Selain perihal kompetensi, ternyata prinsip dasar dari kalibrasi tidak hanya sampai disitu saja, ada beberapa prinsip yang harus Anda perhatikan, di antaranya:

  • Memastikan objek ukur mengacu pada standar kalibrasi internasional yang teruji.
  • Memiliki operator atau teknisi yang memiliki sertifikasi resmi.
  • Menjaga lingkungan dengan baik, termasuk mengontrol suhu dan kelembaban, serta meminimalkan gangguan dari faktor lingkungan luar dan sumber ketidakpastian pengukuran.
  • Setelah alat ukur dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain, sebaiknya dilakukan kalibrasi menyeluruh untuk memastikan keakuratannya.

Syarat Kalibrasi

Melaksanakan kalibrasi alat ukur akan dengan mudah bisa dilakukan oleh laboratorium kalibrasi selama memenuhi berbagai syarat kalibrasi, di antaranya adalah:

  1. Standar acuan dapat ditelusuri sampai ke standar nasional atau internasional,
  2. Metode kalibrasi yang digunakan telah diakui baik dalam skala nasional maupun internasional,
  3. Memiliki personil kalibrasi yang terlatih, dengan dibuktikannya sertifikasi dari laboratorium yang sudah terakreditasi,
  4. Didukung dengan alat kalibrasi yang sangat baik atau tidak mengalami kerusakan, dan
  5. Memiliki ruangan yang terkondisikan sebagai tempat berlangsungnya proses kalibrasi.

Kesimpulan

Selama Anda melaksanakan kalibrasi alat ukur di laboratorium kalibrasi yang sudah mendapatkan akreditasi dari KAN, tentu saja Anda tidak akan khawatir dengan hasil kalibrasinya. Mereka akan menggunakan prosedur kalibrasi yang sesuai dengan standar internasional dan pada akhirnya untuk hasil kalibrasinya bisa dipertanggung jawabkan.

News Ralali - MRO Kalibrasi

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.