Berikut Adalah Penjelasan Proses Sertifikasi Kalibrasi

0

Kalibrasi merupakan suatu hal yang penting di dalam dunia industri. Namun begitu melakukan kalibrasi yang tepat adalah hal yang mutlak karena banyak aturan yang harus dipenuhi salah satunya sertifikasi kalibrasi yang sah.

Untuk mendapatkan sertifikasi kalibrasi yang benar, sebuah laboratorium kalibrasi harus memiliki tingkat akreditasi yang kredibel. Lantas, bagaimana caranya? Yuk, kita simak penjelasan proses sertifikasi kalibrasi berikut ini.

Mengapa Sertifikasi Kalibrasi Penting?

Sertifikasi kalibrasi bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng oleh laboratorium. Sertifikasi menjadi pernyataan resmi bahwa laboratorium tersebut telah memenuhi standar profesional, teknik pengukuran dan kalibrasi tertentu. 

Sertifikasi ini membantu laboratorium memastikan bahwa alat-alat mereka bekerja dengan akurasi dan efisiensi yang tepat. Tanpa sertifikasi ini, keandalan hasil pengujian yang diberikan oleh laboratorium bisa dipertanyakan.

Bagaimana Tahapan Proses Sertifikasi Kalibrasi?

Untuk melakukan proses sertifikasi kalibrasi tentu akan membutuhkan beberapa tahapan, seperti misalnya proses sertifikasi kalibrasi KAN di aplikasi KANMIS dengan urutan berikut ini. 

1. Pendaftaran Ke KAN

Tahapan proses sertifikasi kalibrasi pertama adalah melakukan pendaftaran online dengan mengisi data sertifikasi dari website akreditasi.bsn.go.id. setelah melakukan pendaftaran online, pengguna akan mendapatkan email berisikan username dan password untuk login ke kANMIS melalui akreditasi.bsn.go.id. Kemudian pengguna akan diminta untuk mengupload semua dokumen yang berisikan segala informasi tentang laboratorium minimal 1 bulan setelah menerima username dan password.

2. Audit Kelayakan Alat

Tahapan audit kelayakan alat ini tentang bagaimana alat yang digunakan pada laboratorium kalibrasi tersebut sudah layak digunakan atau belum. Audit ini akan dilakukan oleh sekretariat KAN yang akan memeriksa semua dokumen yang diupload oleh pengguna dan dinyatakan siap sebelum 4 bulan sejak upload dokumen pertama kali dilakukan.

3. Audit Dokumen

Proses mendapatkan sertifikasi kalibrasi memerlukan upaya dan komitmen yang besar, mulai dari pendaftaran, audit kelayakan alat, audit dokumen, pengetesan, hingga menyimpulkan keputusan. Namun, memiliki sertifikasi ini adalah penting bagi laboratorium untuk menunjukkan kompetensinya dan memastikan bahwa alat-alat mereka memberikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan.

4. Pengetesan

Setelah semua audit selesai, pengetesan atau verifikasi akan dilakukan. Proses ini bisa memakan waktu hingga tiga bulan, di mana hasil pengetesan akan ditinjau dan dipertimbangkan oleh KAN Council.

5. Menyimpulkan Keputusan

Setelah semua proses selesai dan semua informasi telah dinilai, KAN Council akan membuat keputusan final. Keputusan ini akan dituangkan dalam surat keputusan yang berisi Sertifikat Kalibrasi KAN dan lampiran, yang akan dikirimkan ke laboratorium kalibrasi Anda.

Baca juga artikel lengkap tentang sertifikasi kalibrasi alat ukur untuk memudahkan Anda memahami lebih dalam proses sertifikasi kalibrasi.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Proses sertifikasi kalibrasi memerlukan upaya dan komitmen yang cukup besar bagi pendaftar, mulai dari pendaftaran, audit kelayakan alat, audit dokumen, pengetesan, hingga menyimpulkan keputusan. Namun, memiliki sertifikasi ini adalah penting bagi laboratorium untuk menunjukkan kompetensinya dan memastikan bahwa alat-alat mereka memberikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan. Maka dari itu untuk mendapatkan sertifikasi kalibrasi yang tepat maka perlu melakukan proses tersebut dengan urutan yang benar.

News Ralali - MRO Kalibrasi

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.