Reduksi Limbah B3 Sebagai Proses Pemanfaatan, Begini Implementasinya

0

Limbah B3 adalah salah satu yang menjadi masalah sekarang ini di mana sangat banyak sekali bahan baku yang menghasilkan limbah B3 yang seringkali mencemari lingkungan. Maka dari itu, di berbagai negara termasuk Indonesia pemerintah sudah mulai menggalakkan untuk bagaimana caranya untuk mengurangi limbah B3 ini dengan berbagai cara seperti contohnya adalah memanfaatkan apa yang masih bisa dimanfaatkan.

Proses tersebut dinamakan reduksi limbah B3 atau pengurangan limbah B3. Ini merupakan tindakan yang dilakukan oleh produsen untuk mengurangi jumlah limbah B3 serta mengurangi sifat berbahaya dan beracun sebelum limbah tersebut dihasilkan dari suatu proses kegiatan.

Bagaimana implementasinya di dunia nyata yang masih berjalan sampai sekarang ini? Mari kita cari tahu dengan jelas di sini!

Prinsip 5R dalam Pemanfaatan Limbah B3

Reduksi limbah B3 memiliki konsep dasar yaitu prinsip 5R. Prinsip tersebut akan dipegang kapanpun itu dalam hal pengolahan limbah B3 agar bisa digunakan kembali atau setidaknya mengurangi dampaknya kepada lingkungan.

Prinsip 5R yang akan dijalani adalah sebagai berikut:

  1. Mengurangi (Reduce): Mengurangi produksi limbah sejak awal.
  2. Menggunakan Kembali (Reuse): Menggunakan kembali material yang masih dapat digunakan dengan aman.
  3. Mendaur Ulang (Recycle): Mendaur ulang limbah untuk membuat produk baru, meskipun dengan penurunan kualitas.
  4. Pemulihan (Recovery): Memulihkan energi atau bahan dari limbah yang tidak dapat didaur ulang.
  5. Pembuangan (Disposal): Membuang sisa limbah yang tidak dapat diolah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk pengolahan lanjutan dan mencegah kerusakan lingkungan.

Reduksi pada Sumber Penghasil Limbah B3

Reduksi untuk juga bukan berarti pada saat B3 sudah menjadi limbah. Namun, reduksi juga bisa dilakukan pada sumber penghasil limbah B3 yang bertujuan untuk pengurangan volume, konsentrasi, toksisitas, dan tingkat bahaya limbah yang akan menyebar di lingkungan, secara preventif langsung pada sumber pencemar.

Konsep dari reduksi pada sumber penghasil limbah ini dilakukan dengan berbagai pendekatan di antaranya:

  1. Perubahan bahan baku: Mengelola bahan dan memodifikasi bahan yang digunakan.
  2. Perubahan teknologi: Memodifikasi proses dan menerapkan teknologi bersih.
  3. Praktek operasi yang baik: Meliputi housekeeping, segregasi limbah, dan perawatan pencegahan.
  4. Perubahan produk: Menghasilkan produk yang tidak berbahaya.

Jika sudah paham bagaimana konsepnya, kerja nyata yang akan dilakukan dalam reduksi pada limbah B3 yang berasal dari sumbernya ini adalah:

  1. Housekeeping yang baik.
  2. Pemilahan (segregasi) limbah.
  3. Pemeliharaan pencegahan (Preventive Maintenance).
  4. Pemilihan teknologi dan proses yang tepat.
  5. Pengelolaan bahan (material inventory).
  6. Pengaturan kondisi proses dan operasi yang optimal.
  7. Pengoperasian alat sesuai dengan kondisi yang baik.
  8. Modifikasi atau substitusi bahan.
  9. Penggunaan teknologi bersih.

Implementasi Prinsip 5R dalam Pengelolaan Limbah B3

Jadi yang sudah kita ketahui dari prinsip 5R sebagai pengelolaan limbah B3 ini jika diimplementasikan prosesnya adalah sebagai berikut:

  1. Saat sampah yang ada di TPA terkumpul, akan dilakukan pengurangan produksi limbah. Pilih mana mana yang menjadi limbah B3 dan non limbah B3 yang selanjutnya akan disimpan kembali.
  2. Selanjutnya adalah dengan melakukan pemanfaatan kembali material yang masih dapat digunakan yang intinya dilakukan dengan mengubahnya menggunakan konsep kimia, fisika, dan biologi sehingga bisa tahu mana yang masih bisa dimanfaatkan, dan mana yang memang sudah menjadi limbah B3 tidak berguna.
  3. Jika limbah B3 masih bisa digunakan, maka akan dilakukan daur ulang limbah untuk membuat produk baru, meskipun dengan penurunan kualitas.
  4. Setelah itu, limbah B3 yang sudah tidak terpakai lagi dan tidak bisa dimanfaatkan akan dilakukan penimbunan.

Kesimpulan

Bagaimana? Sudah paham tentang bagaimana reduksi limbah B3 untuk dilakukan pemanfaatan agar bisa berguna bukan? Pengetahuan tentang reduksi limbah B3 ini sangat penting untuk Anda bisa mengelola limbah B3 dengan baik dan benar.

Ralali Business Solution

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.