Jenis dan Cara Membaca Sertifikat Kalibrasi

0

Sebagian orang mungkin telah mengetahui tentang istilah kalibrasi. Seperti persyaratan yang berlaku bagi setiap alat ukur, bahwa alat ukur tersebut harus melakukan proses kalibrasi minimal 1 tahun sekali. Proses kalibrasi tersebut penting untuk dilakukan agar alat ukur yang Anda gunakan akan mendapatkan sertifikat kalibrasi. Sertifikat ini sangat penting karena dapat menjadi bukti layak pakai pada alat ukur tersebut. . 

Seberapa Pentingkah Sertifikat Kalibrasi?

Kalibrasi pada alat ukur merupakan sebuah tolak ukur yang sangat penting. Di dalam dunia kalibrasi, hal ini adalah bagaimana Anda bisa mendapatkan alat ukur yang sangat presisi dan juga akurat. Pada intinya, sertifikat ini memuat kalibrasi yang diperuntukkan untuk mengetahui apakah alat ukur tersebut telah sesuai dengan standar nasionl dan standar internasionall yang nerlaku. 

Presisi inilah yang sangat penting, karena suatu usaha industri ataupun layanan kesehatan terdapat alat ukur yang sangat krusial bagi keselamatan kerja dan juga keuntungan kerja. Oleh sebab itu sertifikat yang keluar dari laboratorium kalibrasi adalah hal yang paling penting dan harus selalu Anda perhatikan. 

Jenis-jenis Sertifikat Kalibrasi

Apakah Anda tahu, ada berbagai jenis sertifikat dari proses kalibrasi  yang harus Anda ketahui. Dengan begitu, Anda dapat selalu memeriksa apakah sertifikat Anda dalam format yang benar atau tidak. Apabila Anda memiliki sertifikat dengan format yang salah merupakan potensi masalah selama audit. Berikut merupakan berbagai jenis sertifikat kalibrasi yang harus Anda ketahui: 

Sertifikat Terakreditasi

Sertifikat terakreditasi adalah dokumen dari fasilitas terakreditasi ISO yang telah mengikuti persyaratan format ISO (The International Organization for Standardization). Sertifikat tersebut memuat logo dari badan terakreditasi. Rincian yang termasuk dalam dokumen tersebut adalah: 

  1. Hasil kalibrasi sebelum dan sesudah penyelesaian kalibrasi tersebut
  2. Ketidakpastian hasil pengukuran alat ukur
  3. Pernyataan kesesuaian 
  4. Data yang ketertelusuran

Hal tersebut dapat membantu Anda untuk menyatakan bahwa instrumen Anda memiliki kalibrasi terakreditasi. 

Sertifikat Tidak Terakreditasi

Sertifikat tidak terakreditasi adalah sertifikat kalibrasi dari institusi tanpa akreditasi ISO. Sertifikat ini kebanyakan berasal dari OEM (Original Equipment Manufacturer. Sertifikat tersebut dapat dilacak dengan mudah. Kebanyakan usaha industri yang menggunakan dokumen ini hanya untuk produk yang mereka buat.  

Sertifikat Kesesuaian

Sertifikat kesesuaian merupakan dokumen yang berisi sedikit informasi mengenai data tentang hasil pengukuran. Pada sertifikat ini hanya menunjukkan bahwa instrumen telah memenuhi pemeriksaan kualitas pada kinerja produk. Sertifikat ini sebagian besar digunakan oleh OEM untuk menunjukkan kualitas instrumen. Anda tidak dapat menggunakan sertifikat ini sebagai laporan kalibrasi yang valid karena pada sertifikat ini tidak menunjukkan kinerja instrumen.

Cara Membaca Sertifikat Kalibrasi

Setelah mendapatkan sertifikat dari hasil kalibrasi, adapun cara baca sertifikat kalibrasi tersebut. Lalu bagaimanakah cara bacanya? Untuk itu pada bagian ini kita akan membahas cara membaca sertifikat yang didapatkan dari proses kalibrasi dengan baik dan benar. Simak penjelasan dibawah ini dengan seksama, yaitu sebagai berikut ini: 

  1. Pada bagian ‘Reading’ akan tertera nomor yang akan menunjukan titik ukur yang dikalibrasi, nilai ini didapatkan dari display pada alat ukur yang digunakan.
  2. Selanjutnya pada bagian ‘Correction’ akan menunjukan nilai koreksi yang merupakan nilai standar atau nilai alat ukur tersebut. 
  3. Kemudian samping kanan bagian ‘Correction’ akan menunjukkan nilai ketidakpastian hasil kalibrasi.
  4. Pada bagian ‘Conclusion’ akan tertera standar ukur yang digunakan, contohnya seperti ‘Weights kelas E2 23429924’.
  5. Lalu pada bagian bawah terdapat ketelusuran alat standar, dimana ini disebutkan oleh lembaga yang mengkalibrasi alat standar tersebut.
  6. Kemudian terdapat keterangan metode kalibrasi yang digunakan seperti ‘tertelusur ke SI melalui P2M LIPI’.
  7. Bagian terakhir akan menunjukkan Limit of Performance dimana ini menjelaskan rentang toleransi yang didalamnya ada kemungkinan untuk semua pembacaan alat ukur tersebut. Untuk langkah detailnya silahkan simak pada artikel di halaman ini: Cara Membaca Sertifikat Kalibrasi Dengan Tepat

Kesimpulan

Itulah pembahasan mengenai jenis dan juga cara membaca sertifikat kalibrasi alat ukur. sangat penting bagi Anda untuk melakukan proses kalibrasi dan mendapatkan sertifikat tersebut. sehingga dapat meminimalisir kecelakaan dalam bekerja. Yang tidak kalah penting, Anda juga harus bisa membaca sertifikat tersebut. Ketahui juga mengenai masa berlaku dari sertifikat kalibrasi pada halaman berikut ini: Penjelasan Seputar Masa Berlaku Sertifikat Kalibrasi

News Ralali - MRO Kalibrasi

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.