Berikut 7 Cara Mendapatkan Sertifikat Lab Kalibrasi

0

Bagaimana kita mengetahui suatu laboratorium yang menyediakan layanan kalibrasi alat ukur tersebut sudah menggunakan standar dan regulasi yang berlaku? Caranya yakni laboratorium tersebut harus memiliki sertifikat laboratorium kalibrasi yang sah yang dikeluarkan oleh BSN melalui KAN atau Komite Akreditasi Nasional. Karena dengan memiliki sertifikat lab kalibrasi memberikan kredibilitas lebih pada laboratorium. Bagaimana cara mendapatkannya? Di artikel kali ini kita akan membahas alasannya membutuhkan sertifikat kalibrasi KAN hingga cara mendapatkannya. 

Mengapa Membutuhkan Sertifikat Kalibrasi KAN?

Sertifikat lab kalibrasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa laboratorium yang digunakan laboratorium Anda telah memenuhi standar tertentu. Dengan ini, hasil pengujian dan kalibrasi dari laboratorium Anda akan diterima secara lebih luas, karena telah dipastikan keragamannya dengan laboratorium lainnya yang juga memiliki sertifikasi yang sama.

Untuk lebih jelasnya Anda bisa membaca sertifikat kalibrasi KAN di artikel berikut ini.

Cara Mendapatkan Sertifikat Kalibrasi

Untuk mendapatkan sertifikat lab kalibrasi, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk mendapatkannya diantaranya:

1. Membutuhkan Komitmen Perusahaan

Mendapatkan sertifikasi ISO 17025 bukanlah tugas yang ringan, oleh karena itu dibutuhkan komitmen yang kuat dari perusahaan. Dalam hal ini, komitmen perusahaan mencakup konsistensi, integritas, akurasi hasil, dan komitmen terhadap anggaran yang dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan standar ISO 17025.

2. Penyusunan Struktur Organisasi

Selanjutnya, struktur organisasi laboratorium perlu diorganisir dengan baik. Peran dan tanggung jawab setiap anggota tim harus ditentukan dengan jelas, mulai dari pimpinan lab, manajer mutu, manajer teknis, hingga staff analis dan staff sampling.

3. Penentuan Parameter

Parameter yang akan diakreditasi perlu ditentukan dengan jelas. Parameter ini meliputi jenis analisa, metode yang akan digunakan, peralatan yang diperlukan, dan lainnya. Pilihan metode analisis harus sesuai dengan standar yang diakui.

4. Melakukan Penyusunan Dokumen

Dokumen yang relevan dengan proses akreditasi harus disusun dan diorganisir dengan baik. Dokumen ini termasuk perpaduan mutu, SOP, instruksi kerja, dan formulir yang relevan.

5. Memenuhi Persyaratan Teknis

Setelah dokumentasi, laboratorium harus memastikan bahwa semua persyaratan teknis telah dipenuhi. Hal ini mencakup pelaksanaan program kalibrasi, validasi dan verifikasi metoda, pengendalian mutu internal dan eksternal, serta penetapan estimasi ketidakpastian.

6. Melakukan Audit Internal

Audit internal dilakukan untuk memastikan bahwa semua proses telah berjalan sesuai dengan SOP dan memenuhi persyaratan ISO 17025. Audit ini harus dilakukan oleh staf lab yang telah menerima pelatihan auditor internal SNI ISO.

7. Pengkajian Ulang Manajemen

Tahap terakhir dalam mendapatkan sertifikasi ini adalah pengkajian ulang manajemen. Setelah semua langkah di atas telah selesai dan dilakukan perbaikan atau pencegahan yang diperlukan, laboratorium akan siap untuk mendapatkan akreditasi ISO 17025 oleh KAN.

Kesimpulan

Mendapatkan sertifikat lab kalibrasi dari KAN bukanlah proses yang sederhana, tetapi dengan komitmen yang kuat dan pemahaman yang baik tentang persyaratan dan prosesnya, laboratorium Anda dapat mencapai akreditasi ini dan menikmati manfaat yang ditawarkan oleh peningkatan kredibilitas dan kepercayaan publik.

News Ralali - MRO Kalibrasi

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.