Mengetahui Syarat Pengumpulan Limbah B3 dan Pengurusan Izinnya

0

Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) merupakan kegiatan yang penting untuk menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi kesehatan masyarakat. Salah satu tahapan dalam pengelolaan limbah B3 adalah pengumpulan limbah tersebut sebelum diproses lebih lanjut.

Untuk memastikan pengelolaan limbah yang sesuai, beberapa syarat pengumpulan perlu diperhatikan oleh pelaku usaha. Dalam bagian berikut ini, kita akan membahas syarat-syarat tersebut.

Syarat Pengumpulan Limbah B3

Syarat pengumpulan limbah B3 penting untuk dipahami guna memastikan kegiatan ini berlangsung sesuai dengan peraturan dan pedoman yang berlaku. Beberapa aspek utama dalam pengumpulan limbah B3 meliputi lokasi pengumpulan, fasilitas yang dibutuhkan, peralatan untuk keadaan darurat, serta persyaratan bangunan.

Lokasi Pengumpulan Limbah B3

Lokasi pengumpulan limbah B3 harus terpisah dari area produksi dan mudah diakses oleh kendaraan pengangkut limbah. Selain itu, lokasi juga harus aman dari potensi bencana alam dan jauh dari pemukiman penduduk atau sumber air minum.

Fasilitas yang Dibutuhkan

Fasilitas yang dibutuhkan mencakup tempat penyimpanan sementara (TPS) limbah B3 yang sesuai dengan standar teknis dan peraturan lingkungan. Fasilitas ini harus memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup, sistem penanganan limbah yang efisien, serta penandaan dan pelabelan yang jelas.

Peralatan untuk Keadaan Darurat

Peralatan keadaan darurat harus tersedia di lokasi pengumpulan limbah B3. Beberapa peralatan yang diperlukan antara lain alat pemadam api, kit pertolongan pertama, bahan penyerap tumpahan, serta peralatan pelindung diri (APD) yang sesuai untuk menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi.

Persyaratan Bangunan

Bangunan pengumpulan limbah B3 harus dirancang dengan mempertimbangkan aspek keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, bangunan harus mematuhi peraturan tata ruang dan perencanaan wilayah serta memiliki izin yang dikeluarkan oleh otoritas terkait. Beberapa persyaratan bangunan mencakup sistem ventilasi yang baik, lantai yang tahan terhadap korosi dan bahan kimia, serta dinding yang kedap air.

Syarat Izin Pengumpulan Limbah B3

Sebagai bagian dari proses pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), izin pengumpulan limbah B3 yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah menjadi hal yang penting. Jenis-jenis perizinan PLB3 yang kewenangannya telah diserahkan ke daerah meliputi:

  1. Izin Penyimpanan Sementara
  2. Izin Pengumpulan skala Provinsi dan Kabupaten/Kota
  3. Rekomendasi izin pengumpulan limbah B3 skala nasional

Untuk memperoleh izin pengumpulan limbah B3, berikut adalah beberapa syarat yang harus dipenuhi:

  1. Syarat Pengajuan Izin Pengumpulan Limbah B3
  2. Mengisi Form Permohonan
  3. Fotokopi KTP Pemohon
  4. Fotokopi Akte Perusahaan dan Pengesahannya (kecuali Usaha Perorangan atau Cabang)
  5. Fotokopi Sertifikat Kepemilikan Tempat Usaha/Akta Jual Beli/Surat Sewa Bukti Kerjasama/PL dengan Peruntukan atau Perubahan Peruntukan sesuai Bidang Usaha dan IMB
  6. Fotokopi Tata Cara Pengolahan serta Denah Saluran Pembuangan Limbah yang telah terealisasi atau direncanakan/IPAL dan diagram alir proses
  7. Fotokopi Surat Keterangan Domisili Usaha
  8. Fotokopi Hasil Pemantauan Bulan Terakhir
  9. Dokumen Hasil Kajian Pembuangan Limbah Cair
  10. Fotokopi Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKLH) AMDAL atau Rekomendasi UKL-UPL/DLH/DPLH atau Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL)
  11. Fotocopy Izin Gangguan (HO)
  12. Rekomendasi Izin Pengumpulan Limbah B3
  13. Surat Kuasa di atas materai Rp. 6.000 jika pemrakarsa menguasakan pengurusan izin kepada pihak lain

Setelah mempersiapkan semua dokumen yang diperlukan, pemohon harus mengajukan permohonan izin pengumpulan limbah B3 ke instansi terkait di tingkat provinsi atau kabupaten/kota. Instansi tersebut akan mengevaluasi permohonan serta memverifikasi kelengkapan dan keabsahan dokumen. Jika permohonan memenuhi syarat dan persyaratan, izin akan diberikan kepada pemohon.

Kesimpulan

Mengetahui syarat pengumpulan limbah B3 dan pengurusan izinnya merupakan langkah penting dalam menjalankan kegiatan pengelolaan limbah berbahaya secara efektif. Dengan memahami dan memenuhi syarat-syarat tersebut, pelaku usaha dapat mengelola limbah B3 sesuai dengan peraturan dan pedoman yang berlaku, menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi kesehatan masyarakat sekitar.

Selain itu, pemahaman terhadap proses pengajuan dan izin yang diperlukan akan mempermudah pelaku usaha untuk memperoleh izin pengumpulan limbah B3 dari pemerintah daerah. Dengan mematuhi persyaratan dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, pengusaha dapat menjalankan kegiatan pengumpulan limbah B3 secara legal dan aman bagi lingkungan serta menciptakan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Ralali Business Solution

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.