Warna Tempat Sampah B3 dan Tempat Membelinya

0

Buanglah sampah pada tempatnya, ya dari kecil kita sering sekali diajarkan untuk membuang sampah ke tempat sampah. Di mana budaya ini masih saja ada yang sering mengabaikannya, padahal tempat sampah sendiri merupakan elemen penting dalam upaya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. 

Pada dasarnya tempat sampah memiliki bentuk dan bahan yang beragam, tetapi di Indonesia sendiri tempat sampah biasanya dibedakan berdasarkan warna dan jenis sampahnya. Berbicara soal jenis sampah, ada jenis sampah yang berbahaya jika dibuang di tempat yang tidak didesain khusus untuk menampung sampah B3 tersebut. Ya disebut dengan sampah B3 karena sampah ini merupakan sisa dari pabrik atau industri yang memiliki karakteristik tertentu sehingga perlu penanganan khusus. Maka dari itu di artikel ini kita akan mencoba memahami apa saja warna tempat sampah B3 dan di mana tempat membelinya berikut ini.

Jenis dan Warna Tempat Sampah

Menurut UU no 23 tahun 1997 tentang “Pengelolaan Lingkungan Hidup”, dan UU no 18 tahun 2008 tentang “Pengelolaan Sampah”, pemilihan warna bukan hanya alasan estetika, melainkan juga memiliki fungsi yang signifikan. Warna pada tempat sampah berfungsi sebagai bahasa visual yang menguatkan makna pada objek (tempat sampah) dan mempengaruhi psikologis masyarakat, sehingga dapat membantu terlaksananya usaha menjaga lingkungan ekologi. Untuk itu, mari kita bahas lebih lanjut tentang warna tempat sampah, terutama tempat sampah B3.

Tempat Sampah Organik (Warna Hijau)

Tempat sampah organik berwarna hijau digunakan untuk menampung sisa makanan organik, misalnya saja bekas sayuran maupun daun-daunan. Sampai organik ini pada akhirnya bisa diolah lagi menjadi berbagai kebutuhan industri, misalnya menjadi pupuk kompos.

Tempat Sampah Anorganik (Warna Kuning)

Warna kuning menjadi penanda bagi tempat sampah untuk jenis non organik, seperti plastik bekas dan kemasan air mineral.

Tempat Sampah Non Organik Berbahaya / B3 (Warna Merah)

Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) harus ditempatkan di wadah dengan warna merah. Tempat sampah ini dirancang khusus untuk dapat menampung dan mengisolasi jenis sampah B3 yang dapat mengkontaminasi atau mencemari lingkungan, misalnya sampah kaca, kemasan detergen, dan pembasmi serangga.

Tempat Sampah Non Organik Berbahan Kertas (Warna Biru)

Tempat sampah berwarna biru digunakan untuk menampung sampah jenis kertas, yang nantinya bisa didaur ulang menjadi berbagai kebutuhan lainnya.

Tempat Sampah Residu (Warna Abu-abu)

Tempat sampah residu berwarna abu-abu digunakan untuk menampung sampah-sampah selain empat jenis tersebut diatas.

Desain Tempat Sampah yang Direkomendasikan

Desain tempat sampah harus mampu mendukung fungsi dan kenyamanan penggunanya. Berikut ini beberapa desain yang direkomendasikan:

  • Dilengkapi dengan fasilitas perawatan (Maintenance Facility), agar tempat sampah tetap bersih dan tidak menghasilkan bau yang mengganggu.
  • Didesain agar sampah tidak terakumulasi dalam waktu yang lama, mencegah sampah berceceran keluar dari tempatnya.
  • Menggunakan warna sebagai salah satu unsur desainnya, untuk mendukung pembelajaran pengguna dalam membuang sampah pada tempat yang benar.
  • Mengusung prinsip Long Life Cycle, mulai dari produksi hingga pemeliharaan, untuk memudahkan pengguna dalam perawatan.

Dimana Bisa Membeli Tempat Sampah B3?

Mungkin banyak yang ingin membeli tempat sampah khusus B3 ini untuk keperluan pribadi, sebenarnya tempat sampah B3 ini bisa dibeli secara online maupun offline. Adapun berbagai toko peralatan rumah tangga yang juga menyediakannya, atau juga bisa memilih toko online yang terkemuka. Yang penting, pastikan Anda memilih tempat sampah yang memiliki spesifikasi yang direkomendasikan dan tentunya berwarna merah sebagai penanda bahwa tempat sampah tersebut digunakan untuk sampah B3.

Kesimpulan

Pemilihan tempat sampah sesuai dengan warna dan jenis sampahnya bukan hanya membantu menjaga lingkungan agar tetap bersih saja, namun juga dapat membantu dalam proses daur ulang masing-masing jenis sampah tersebut. Dengan memahami dan menerapkan pemisahan sampah khususnya sampah B3 dengan baik, maka kita bisa menjaga lingkungan hidup menjadi lebih asri dan aman untuk kesehatan.

Ralali Business Solution

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.