Tujuan Pengolahan Limbah B3 yang Wajib Diketahui

0

Pengolahan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) penting dilakukan untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Yang paling pasti tentu saja adalah bagaimana untuk limbah B3 ini dihilangkan sifat beracunnya serta bahayanya. Dalam melakukan pengolahan limbah B3, tentu saja yang menjadi perhatian adalah bagaimana untuk menjalankannya dengan baik dan juga benar.

Setiap pengolahan yang baik dan benar tentu saja ada tujuannya yang pasti. Apa saja tujuan pengolahan limbah B3? Di bawah ini adalah penjelasannya secara lengkap!

Pengaruh Limbah B3 pada Manusia

Jika Anda membandingkan limbah lainnya dengan limbah B3, tentu saja yang paling berbahaya adalah yang B3 ini. 

Sayangnya, masalah limbah jenis ini masih terus berlanjut karena akses terbatas ke layanan pengolahan limbah B3. Akibatnya, dampak negatif dari limbah B3 juga akan merugikan lingkungan hidup, termasuk manusia. Berikut adalah beberapa konsekuensi negatif yang dapat terjadi.

Manusia memang memiliki kemampuan alami untuk menghilangkan zat toksin, namun toksin dari limbah B3 membutuhkan waktu lebih lama untuk dikeluarkan. Dampak limbah B3 pada manusia dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu efek akut dan efek kronis.

Efek akut dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf, pencernaan, kardiovaskular, pernapasan, dan bahkan dapat menyebabkan penyakit kulit serta kematian. Sementara itu, efek kronis dapat memicu kanker, mutasi sel tubuh, kelainan bawaan, serta kerusakan pada sistem reproduksi.

Limbah B3 juga dapat merusak atau mengganggu sistem pernapasan dan pencernaan. Paru-paru dapat mengalami kerusakan yang serius, dan makanan yang terkontaminasi oleh limbah ini dapat menyebabkan kerusakan pada hati.

Selain itu, keterbatasan dalam layanan pengolahan limbah B3 juga akan berdampak pada janin dan pertumbuhan bayi. Racun limbah yang telah menembus plasenta dari ibu dapat mempengaruhi kondisi bayi. Bayi yang terpapar racun limbah tersebut dapat mengalami gangguan pendengaran, kebutaan, kerusakan otak yang menyebabkan keterbelakangan mental, atau cerebral palsy.

Dampak Limbah B3 Berdasarkan Kategorinya

Untuk lebih lengkapnya soal bagaimana dampak limbah B3, mari kita bagi menjadi beberapa bagian berdasarkan kategorinya.

Limbah B3 Kategori 1

Sampah kategori B3 ini memiliki dampak yang langsung dan mendadak, sehingga dapat segera menyebabkan kerusakan. Contohnya adalah cairan kimia berbahaya yang digunakan dalam berbagai sektor industri. 

Beberapa contohnya bisa termasuk:

  • Amonia (digunakan sebagai bahan pembuat pupuk buatan)
  • Benzene (senyawa kimia yang digunakan dalam produksi styrofoam, plastik, karet, cat, dan nilon)
  • Asam sulfat (digunakan sebagai bahan pengisi dalam aki basah)

Limbah B3 Kategori 2

Sedangkan untuk limbah B3 pada kategori 2 ini efeknya memang tidak terlalu akut untuk lingkungan dan juga manusia jika terpapar. Akan tetapi, risiko paparan sampah jenis ini memiliki dampak beracun jangka panjang. 

Contoh dari sampah kategori B3 ini termasuk sampah elektronik bekas, aki/baterai bekas, bahan yang sudah kedaluwarsa, dan lain sebagainya.

Tujuan Pengolahan Limbah B3 Berdasarkan Prosesnya

Pengolahan dari limbah B3 pada dasarnya adalah untuk limbah tersebut bisa dimanfaatkan atau didaur ulang agar tidak mencemari lingkungan sampai segitunya. Proses pengolahan limbah B3 mampu untuk melakukannya dengan pengolahan seperti fisika dan kimia, stabilisasi dan solidifikasi, dan juga insinerasi.

Fisika dan Kimia

Tujuan dari pengolahan limbah B3 dengan proses fisika dan juga kimia adalah untuk mengurangi tingkat keberacunan limbah tersebut dan/atau menghilangkan sifat atau karakteristik limbah B3 yang berbahaya sehingga menjadi tidak berbahaya.

Stabilisasi dan Solidifikasi

Untuk stabilisasi dan juga solidifikasi prosesnya bertujuan untuk mengubah sifat fisik dan kimiawi limbah B3 dengan cara menambahkan senyawa pengikat B3. Hal ini dilakukan untuk menghambat atau membatasi pergerakan senyawa B3 tersebut, serta membentuk massa monolit dengan struktur yang kuat dan stabil.

Insinerasi

Sedangkan untuk proses insinerasi pada pengolahan limbah B3 adalah untuk menghancurkan senyawa B3 yang terkandung di dalamnya, sehingga senyawa tersebut diubah menjadi senyawa yang tidak mengandung B3.

Kesimpulan

Semua proses dari pengolahan limbah B3 memang bertujuan untuk bagaimana caranya jika limbah B3 tidak mencemari lingkungan dengan melakukan daur ulang. Proses yang panjang memang menjadi hal yang biasa dalam pengolahannya. Akan tetapi, prosesnya sangat sebanding dengan pengurangan dari pencemaran lingkungan.

Ralali Business Solution

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.