Batas Waktu Penyimpanan Limbah B3 dan Tindak Lanjutnya

0

Limbah B3 atau bahan berbahaya dan beracun merupakan jenis limbah yang memerlukan penanganan khusus karena potensinya yang dapat merusak lingkungan dan kesehatan manusia. Maka dalam proses pengelolaan B3 tersebut, terdapat tahapan penting yang harus diperhatikan yakni proses penyimpanan B3. Penyimpanan limbah B3 harus dilakukan dengan benar dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang batas waktu penyimpanan limbah B3 dan tindak lanjut yang harus dilakukan.

Batas Waktu Penyimpanan Limbah B3

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) no 12 tahun 2020 Pasal 29, batas waktu penyimpanan limbah B3 ditentukan berdasarkan berat limbah yang dihasilkan dan kategorinya.

  • Limbah B3 seberat 50 kg atau lebih per hari harus disimpan paling lama 90 hari sejak dihasilkan.
  • Limbah B3 seberat kurang dari 50 kg per hari untuk kategori 1 harus disimpan paling lama 180 hari sejak dihasilkan.
  • Limbah B3 seberat kurang dari 50 kg per hari untuk kategori 2 dari sumber tidak spesifik dan sumber spesifik umum harus disimpan paling lama 365 hari sejak dihasilkan.
  • Limbah B3 seberat kurang dari 50 kg per hari untuk kategori 2 dari sumber spesifik khusus juga harus disimpan paling lama 365 hari sejak dihasilkan.

Tindak Lanjut Penyimpanan Limbah B3 yang Melebihi Batas Waktu

Jika penyimpanan limbah B3 melebihi batas waktu yang telah ditentukan, produsen limbah harus melakukan tindak lanjut. Tindakan tersebut bisa berupa:

  • Melakukan pemanfaatan limbah B3, pengolahan limbah B3, dan/atau penimbunan limbah B3.
  • Menyerahkan limbah B3 kepada pihak lain.
  • Melakukan ekspor limbah B3.

Batas Waktu Penyimpanan Limbah B3 di Rumah Sakit

Untuk kasus khusus di rumah sakit, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 7 Tahun 2019, limbah medis kategori infeksius, patologis, dan benda tajam memiliki batas waktu penyimpanan yang berbeda. Limbah tersebut harus disimpan pada suhu 0 derajat celsius atau lebih rendah dalam waktu maksimal 90 hari. Jika suhu penyimpanan antara 3 sampai dengan 8 derajat celsius, batas waktu penyimpanannya adalah 7 hari.

Pengisian Format Penyimpanan Limbah B3

Pengisian format penyimpanan limbah B3 harus disesuaikan dengan masuknya limbah B3 ke Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3. Batas waktu penyimpanan di TPS Limbah B3 dihitung sejak tanggal masuknya limbah. Misalnya seperti format di atas, limbah jenis X seberat 50 kg per hari masuk ke Tempat Penyimpanan tanggal 3 September, maka batas waktu penyimpanan maksimal (90 hari) dihitung hingga tanggal 1 Desember.

Kesimpulan

Pengelolaan dan penyimpanan limbah B3 merupakan proses yang sangat penting untuk mencegah dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Maka dari itu, penting untuk mengetahui dan memahami aturan tentang batas waktu penyimpanan dan tindak lanjut jika batas waktu tersebut terlampaui. Dengan mematuhi aturan ini, maka dapat membantu menjaga lingkungan dan kesehatan manusia khususnya untuk pabrik atau industri penghasil limbah B3.

Ralali Business Solution

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.