Tren Bisnis Alat Dapur Kekinian Hasilkan Cuan Yang Besar

Memasuki tahun ketiga pandemi Covid-19, minat masyarakat akan dekorasi rumah menjadi lebih estetik dan kekinian semakin meningkat, termasuk perlengkapan dapur yang kekinian. Banyak ibu rumah tangga, ataupun anak milenial yang baru menikah dan memiliki rumah memiliki ketertarikan yang tinggi untuk menghias dapur dengan peralatan masak yang kekinian. tak heran jika mereka lebih antusias membeli alat perlengkapan dapur daripada membeli pakaian ataupun kebutihan sekunder dan tersiernya. Beragam peralatan dapur kekinian amat dicari tanpa memikirkan bahwa perlengkapan yang lama masih layak digunakan.

Tren Bisnis Alat Dapur Kekinian Hasilkan Cuan Yang Besar. (*dok: Ralali.com)

Hal ini dapat menjadi peluang besar bagi para pebisnis, terlebih lagi saat ini semuanya sudah serba online sehingga pebisnis tak perlu repot untuk mencari ruko dalam menjual produknya. Melihat minat masyarakat yang tinggi, kebanyakan dari mereka menyukai tren peralatan dapur kekinian ala Korea. Nah, ini dapat menjadi ide terbaik untuk menjalankan usaha yang dapat cuan besar.

Dalam membangun usaha peralatan dapur kekinian dibutuhkan strategi atau trik yang tepat agar bisnis berjalan lancar. Berikut ini 5 tips memulai usaha dapur kekinian yang sudah dirangkum oleh Ralali.com.

1. Lakukan Survei Pasar

Sebelum memulai usaha, tahap pertama yang perlu dilakukan agar produk cepat laku adalah melakukan survey pasar melihat minat yang menjadi target market dari usaha yang dijalankan. Pebisnis harus peka dalam melihat pasar dan menyimak produk apa yang unik dan banyak diminati. Setelah itu, Anda baru dapat menentukan produk dapur apa saja yang akan dijual.

2. Tidak Perlu Menumpuk Stok

Jika telah melakukan survei pasar dan menentukan produk dapur apa saja yang akan dijual, pastinya semakin hari selalu bermunculan peralatan dapur yang lebih unik karena tren akan berkembang di setiap harinya. Namun, yang perlu digarisbawahi bagi para pebisnis adalah tidak perlu menumpuk stok barang secara berlebihan agar perputaran modal dapat berjalan lancar. Lebih baik untuk fokus terlebih dahulu untuk menghabiskan stok yang ada, lalu jika perputaran modal sudah mulai tampak, maka Anda dapat melakukan re-stock barang.

3. Buat Akun Media Sosial

Tahap ketiga yang perlu dilakukan adalah membuat akun media sosial untuk memasarkan produk usaha. Dengan media sosial, Anda dapat melakukan promosi dan branding secara gratis.

Ralali Connect,  sebagai aplikasi platform yang dikelola oleh Ralali Group memberikan kemudahan bagi para pelaku bisnis untuk membangun reputasi serta mengembangkan jaringan di era digital. Ralali Connect menawarkan kemudahan berbisnis hanya dalam satu aplikasi. Bekerja secara strategis untuk menjawab kendala para pengusaha, Ralali Connect tawarkan solusi melalui fasilitas unggulan seperti penyediaan storefront atau microsite secara gratis, link microsite ini dapat ditampilkan pada semua profile media sosial yang digunakan sehingga pembeli dapat lebih mudah dalam mencari atau membeli produk usaha. Segera kunjungi Ralali Connect atau download aplikasinya di Google Play dan App Store untuk info lebih lanjut.

4. Buka Akun Usaha di Marketplace/E-Commerce

Selain membuat akun media sosial, para pebisnis perlu membuka akun usaha di marketplace/e-commerce. Sejak pandemic Covid-19, penjualan di marketplace meningkat secara pesat, hal ini dapat membantu Anda dalam mengembangkan bisnis untuk mendapatkan cuan yang lebih besar dalam waktu singkat.

Ralali.com sebagai B2B marketplace pertama, terbesar, dan terpercaya di Indonesia memiliki misi untuk membantu pengusaha dalam mengembangkan bisnisnya melalui jaringan digital ekosistem Ralali Group. Anda dapat bergabung dengan membuat akun usaha dengan mengunjungi Ralali.com ataupun download aplikasinya di Google Play ataupun App Store.

Setelah memiliki akun usaha, Ralali.com memfasilitasi ragam fitur unggulan yang dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha dalam mengembangkan bisnisnya. Dimulai dari fitur RFQ atau Request For Quotation, melalui fitur ini yang memiliki performa cepat dan stabil saat mengaksesnya, memungkinkan para pelaku bisnis untuk dapat membuat permintaan produk dengan harga spesifik atau request for quotation untuk produk yang mereka butuhkan, baik produk dengan spesifikasi khusus maupun produk kustomisasi.  Segera gabung Request For Quotation dari Ralali.com. Dapatkan berbagai keuntungan yang mempermudah jalannya bisnis Anda, RFQ siap jadi solusi terbaiknya. Yuk daftar sekarang DI SINI!

Selain RFQ, Ralali.com juga memiliki fitur unggulan terbarunya yakni Ralali Plus, sebagai solusi pengembangan usaha dengan cepat dan terkendali. Fitur ini diperuntukkan bagi pegiat usaha yang telah bergabung dalam Ralali.com untuk mendapatkan kemudahan pembayaran dalam penuhi kebutuhan berbisnis. Kembangkan bisnis Anda dengan mudah dan cepat dengan fitur Ralali Plus hanya disini.

5. Siap Hadapi Risiko

Tahap terakhir yang tak kalah penting adalah siap dalam menghadapi resiko. Berani membuka usaha berarti harus berani pula mengambil risiko. Dengan begitu, pebisnis perlu membuat plan A, B, C hingga Z untuk kemungkinan-kemungkinan yang dapat saja terjadi secara tiba-tiba di masa mendatang. Dengan memiliki plan cadangan bisnis Anda dapat survive dalam menghadapi tantangan yang ada.

Nah, itulah ke-5 tips memulai usaha dapur kekinian ala Ralali.com. Ralali.com membuka akses bagi para pebisnis peralatan dapur kekinian untuk mengembangkan dan memperluas usahanya. Usaha perlengkapan dapur kekinian Anda kini punya banyak kesempatan untuk terus maju dan datangkan untung yang lebih banyak. Semua bisa terjadi jika Anda berjualan di Ralali, B2B Marketplace terbesar di Indonesia. Ralali kini siap membantu dan mendampingi segala kebutuhan bisnis peralatan masak Anda. Yuk daftarkan usaha Anda sekarang juga DI SINI.

Syarat & Ketentuan Promo

1. Daftarkan bisnis Anda bersama ralali di form INI 
2. Lengkapi form yang disediakan sesuai dengan informasi bisnis Anda

Berbagai pertanyaan terkait dapat menghubungi lewat hotline Hello Ralali 1500 465 atau kirim email ke hello@ralali.com untuk info lebih lanjut.

Ayo Saling Membantu

Comments (0)
Add Comment