Cara Menggunakan Treker Bearing

0

Treker bearing, Anda tentu ingin mengetahui apakah komponen jenis ini bisa dilepas pasang? Yap, ini adalah treker bearing atau sering disebut juga sebagai alat treker bearing. Treker bearing adalah sebuah alat yang kerap digunakan oleh teknisi dalam melepas komponen bearing. Dan biasanya, jika alat ini digunakan maka salah satu komponen tersebut tidak dibuang semua dan akan digunakan kembali, untuk itu, perlu cara menggunakan treker bearing yang baik dan benar.

Cara Menggunakan Treker Bearing
Saft-Bearing

Terkadang, beberapa teknisi menggunakan cara sendiri alias melepas salah satu komponen bearing dengan cara pukul menggunakan godam (palu besar dengan bobot pukul cukup berat). Sebenarnya untuk teknik tertentu memang diperbolehkan, dan sebaiknya ketahui bagian mana yang harus dipukul dan jangan sampai mempengaruhi bagian lain yang akan digunakan kembali.

Maka dari itu, memasang bearing dengan menggunakan hammer dapat menyebabkan kerusakan karena tumbukan yang keras (sharp impacts). Sebagai alternatifnya, si alat treker bearing inilah yang digunakan dengan menggunakan alat press yang melingkar atau bentuk lain yang dapat menekan permukaan bearing dengan beban yang rata. Nah, inilah yang akan kita jelaskan, setelah kita paham mengenai alat treker bearing. Simak tulisan kita sampai selesai untuk tau cara menggunakan treker bearing yang benar! Namun, sebelum itu ada salah satu kegunaan dalam melepas komponen ini, yaitu treker bearing hidrolik. Apa treker bearing hidrolik ini? Nahh makanya simak sampai selesai yaa.

Treker Bearing Hidrolik ini Apa? Dan untuk Apa?

Treker bearing hidrolik adalah komponen penting pada treker yang berfungsi untuk menopang beban berat treker. Treker bearing ini menggunakan sistem hidrolik untuk bekerja. Keunggulan utama dari treker bearing hidrolik adalah kemampuannya menahan beban berat dalam jangka waktu panjang. Bearing jenis ini mampu bekerja pada kondisi beban berlebih dan kecepatan rendah hingga sedang.

Prinsip kerja treker bearing hidrolik adalah dengan memanfaatkan tekanan oli hidrolik untuk menghasilkan clearance yang sangat kecil antara poros dan rumah bearing. Hal ini memungkinkan poros berputar tanpa gesekan yang berlebihan. Bearing hidrolik pada treker umumnya terpasang pada posisi roda depan dan belakang. Ini karena kedua roda tersebut menahan beban terberat dari treker. Jenis bearing hidrolik yang digunakan antara lain ball bearing, roller bearing, plain bearing, dan journal bearing.

Perawatan rutin sangat diperlukan agar bearing hidrolik treker tetap awet dan berfungsi optimal. Pelumasan bearing harus dilakukan secara berkala menggunakan gemuk khusus. Selain itu, kondisi oli hidrolik harus selalu dipantau agar tekanannya tetap ideal. Setelah tau mengenai treker bearing hidrolik. Apa Anda pernah dengar soal bearing puller? Atau wheel bearing mungkin? Yuk coba kita bedah satu-satu.

Fungsi Bearing Puller

Secara definisi terlebih dahulu, bearing puller adalah alat yang digunakan untuk melepas atau menarik bearing dari poros atau rumahnya. Alat ini sangat penting guna melakukan perawatan atau penggantian bearing pada berbagai mesin dan kendaraan. Fungsi utama dari bearing puller adalah memberikan gaya tarik searah poros secara merata ke seluruh bagian luar bearing. Dengan demikian, bearing dapat terlepas dari tempatnya tanpa merusak komponen di sekitarnya.

Tanpa bearing puller, Anda mungkin kesulitan melepaskan bearing karena posisinya yang terjepit rapat pada poros dan rumahnya. Jika memaksa melepas secara manual, besar risiko bearing dan komponen terkait rusak atau retak. Bearing puller umumnya didesain khusus sesuai jenis dan ukuran bearing yang akan dilepas. 

Ada bearing puller untuk ball bearing, roller bearing, sleeve bearing, dan jenis lainnya. Materialnya dari baja karbon untuk menahan gaya tarik besar. Cara kerja bearing puller cukup sederhana. Pertama, pasang bagian dalam puller ke dalam lubang bearing lalu kencangkan. Kemudian, putar handle atau mur pada body puller secara perlahan hingga bearing tercabut dari tempatnya.

Apa itu Wheel Bearing dan Fungsinya untuk Apa?

Wheel bearing atau bearing roda adalah komponen penting yang memungkinkan roda kendaraan berputar dengan lancar. Fungsi utamanya adalah mendukung beban kendaraan serta meminimalkan gesekan antara poros roda dan rumah bearingnya. Jenis wheel bearing yang umum digunakan pada kendaraan antara lain ball bearing, tapered roller bearing, dan cylindrical roller bearing. Masing-masing jenis bearing ini memiliki keunggulan dalam menahan beban radial maupun aksial.

Wheel bearing harus mampu bekerja pada kecepatan tinggi dan menahan getaran konstan akibat jalanan yang tidak rata. Oleh karena itu, wheel bearing terbuat dari baja perkakas berkualitas tinggi agar tahan lama dan awet. Dengan performa wheel bearing yang prima, kendaraan dapat melaju mulus tanpa getaran berlebih. 

Oleh karena itu, dengan adanya wheel bearing ini, roda depan dan belakang tidak mudah goyang atau oleng ke samping saat melintasi tikungan. Risiko kecelakaan pun berkurang. Namun, setelahnya, perawatan berkala sangat penting untuk Anda saat memakai wheel bearing. Pelumasan dan pemeriksaan kondisi secara rutin dapat meminimalkan kerusakan dini. Selain daripada perawatan ini, mengganti wheel bearing sesuai jarak tempuh juga direkomendasikan.

Cara Membuat Treker Bearing! Ini Penting untuk Anda sebelum Menggunakannya!

Nahh, sebelum Anda tau dan paham menggunakan si treker bearing ini, Anda harus paham juga cara membuat treker bearing ini. Apakah mungkin? Ayo kita bedah sama-sama.

Jadi, untuk membuat treker bearing, Anda membutuhkan peralatan dan keahlian khusus, terutama untuk memastikan kualitas dan presisi yang tinggi. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam proses produksinya, di antaranya:

1. Persiapan bahan baku

Bahan baku pembuatan bearing meliputi baja, baja perkakas, baja paduan, dan material lain seperti karet dan plastik. Baja harus memiliki kadar karbon rendah hingga sedang agar mudah dibentuk.

2. Pembentukan komponen bearing

Komponen seperti bola bearing, rol bearing, inner race, outer race, dll dibentuk menggunakan teknik metal stamping atau metal forging dengan mesin presisi tinggi. 

3. Perakitan dan finishing 

Komponen bearing yang sudah dibentuk kemudian dirakit menjadi satu kesatuan bearing. Tahap akhir adalah finishing dan pelapisan permukaan agar halus dan tahan korosi. 

4. Pengecekan kualitas

Bearing yang sudah jadi harus melalui serangkaian pengujian seperti uji beban, uji gesekan, uji getaran, uji kebocoran, dan lainnya untuk memastikan standar kualitas terpenuhi.

5. Pelumasan

Sebelum dikemas, bearing dilumasi dengan gemuk atau pelumas khusus agar terhindar dari karat dan aus saat penyimpanan.

Nah, setelah Anda paham cara membuat treker bearing inilah, Anda jadi akan paham mengenai cara menggunakannya. Untuk itu, daripada berlama-lama, inilah cara menggunakan treker bearing yang Anda harus tau!

Cara Menggunakan Treker Bearing dengan Benar! Yok Perhatikan Baik-Baik!

Ada beberapa jenis treker bearing yang digunakan untuk melepas atau memasang bearing, yang pertama adalah struktur lepas pasang yang terdiri dari lempeng press baja, beberapa baut ulir, mur pengunci dan tuas menyerupai huruf T yang bagian bawahnya sebagai pendorong untuk melepas dan memasang. Ini biasanya dikenal dengan Treker Dua Kaki.

Cara Menggunakan Treker Bearing
Treker-Dua-Kaki

Nah, jenis kedua dari treker bearing adalah Treker Tiga Kaki, yang mana struktur mekanis tidak terdapat baut ulir panjang dan mur pengunci, terdiri dari kaki tiga yang berfungsi untuk mencengkram bagian paling luar bearing.

Cara Menggunakan Treker Bearing
Treker-Tiga-Kaki

Meski begitu, keduanya sama-sama memiliki fungsi untuk melepas dan memasang komponen bearing. Berikut adalah cara menggunakan treker bearing sederhana yang bisa Anda lakukan untuk melepas komponen bearing:

1. Siapkan Treker Bearing

Seperti yang telah kami utarakan sebelumnya bahwa untuk melepas dan memasang komponen yang terdapat pada bearing diperlukan alat press melingkar, siapkan alat tersebut. Tak perlu keduanya, salah satu di antaranya cukup untuk bisa Anda gunakan dalam melepas komponen bearing.

2. Siapkan Pengapit Landasan

Dalam hal ini, sebuah pengapit landasan diperlukan untuk menjaga agar treker bisa dengan leluasa menekan untuk melepas komponen. Anda bisa menggunakan alat apapun sejauh memiliki ketinggian dan posisi yang pas. Jika tidak tersedia, tentu tidak masalah karena treker telah mengapit dengan kencang bagian luar dari bearing.

3. Posisi Yang Sesuai

Setelah semua tersedia, maka untuk melepas bearing diperlukan tenaga yang cukup besar dari tekanan tuas setelah diputar mengencang. Pastikan setiap baut pengunci atau lekuk penahan bagian luar benar-benar terpasang dengan kencang dan pas.

4. Putar Perlahan Searah Jarum Jam

Cara menggunakan treker bearing paling terakhir adalah dengan memutar tuas searah jarum jam, secara perlahan ujung tuas dan shaft bearing akan bersentuhan, pastikan sesuai dan tidak meleset. Tekan perlahan hingga komponen ring dan shaft terlepas bersamaan.

Cara Menggunakan Treker Bearing
Ring-Bearing

Kesimpulan!

Itulah cara sederhana yang bisa Anda lakukan, cukup mudah bukan? Dengan memahami cara menggunakan treker bearing ini, Anda akan mendapatkan proses melepas dan memasang alat treker bearing seperti ini dengan bersamaan dan terhindar dari kesalahan yang mengakibatkan komponen akan mengalami kerusakan baik bengkok ataupun hancur salah satunya jika menggunakan hammer. Nah, bahkan setelah Anda tau soal treker bearing hidrolik, Anda paham bahwa hidrolik akan membantu menahan beban secara jangka panjangnya!

Demikian cara menggunakan treker bearing dari kami, jika Anda kerap menggunakan perangkat jenis ini maka Anda bisa membelinya dengan harga sekitar 1 jutaan untuk satu set alat pasang lepas dan jika beberapa komponen penting saja, paling mahal bisa Anda beli sekitar 300 ribuan. Nah, untuk membeli itu, coba deh Anda lihat di website kami Ralali.com. Di sana banyak banget solusi menarik untuk Anda, dari marketplace, fitur Ralali, seperti Ralali Agent, Ralali Plus, Ralali Pavilion, dan fitur lain yang akan menjadi solusi untuk Anda.

Nah, semisal Anda mau tau lebih soal alat-alat besi seperti ini, coba deh kunjungi website Kalibrasi.com. Di sana banyak banget solusi untuk Anda yang ingin mengkalibrasikan alat sesuai standar internasional! Makanya, langsung cek yaa! Mungkin itu aja deh dari mimin, semoga semua info ini bisa bermanfaat untuk Anda semua. Ciao!

Satu lagi deh, bila Anda ingin paham mengenai jenis treker, ataupun treker secara umum, coba deh kunjungin tulisan kita lainnya seperti yang di bawah ini!👇

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.