Kalau Bisa Sukses di Usia Muda, Kenapa Harus Ditunda?

0
Mumpung masih muda, perbanyak action. Perbanyak omset. Perbanyak amal. Perbanyak prestasi. Perbanyak relasi.  Ippho Santosa-

 

Setuju banget!! Usia muda adalah waktu yang pas untuk mengeksplor diri, mencoba hal baru, dan tentunya harus mencetak prestasi, dong. Eits, jangan salah fokus sama masa depan bukan berarti kamu gak boleh menikmati hidup kok.

Gak ada yang salah dengan bersenang-senang asalkan kamu tahu kapan saatnya serius dan apa tujuanmu di depan. Namun banyak orang yang asyik mengisi masa mudanya  dengan bermain, ketawa haha-hihi, tapi ada juga mereka yang  berjuang di masa mudanya asalkan di masa tua hidup bahagia. Seperti 3 tokoh di bawah ini yang menuai manis perjuangannya sebelum mencapai umur 30-an

 

  • Bong Chandra

Percaya gak sih kalau orang yang pernah dinobatkan sebagai motivator termuda se-Asia” pada umur 23 tahun ini, sering dianggap enteng dan disindir oleh teman sebayanya kala itu. Akan tetapi motivasi bertahan hidup yang ada dalam dirinya, membuat beliau dapat berdiri di tengah cemooh dari sekelilingnya.

Bukan hanya cemooh sejak usia 11 tahun Bong kecil harus mengusahakan kebutuhan sekolahnya sendiri, dengan berjualan kue sisa pabrik ayahnya di sekolah. Keadaan ini harus ia rasakan karena usaha orang tuanya terkena krisis ekonomi 1998.

pengusaha sukses
source: https://bit.ly/2LdNmJy

Walaupun harus melewati perjalanan yang berat. Beruntungnya Bong mempunyai orang tua yang selalu mensupport dirinya di kala itu. Berbekal nasehat dan hobi membaca buku motivator dunia, pria kelahiran Jakarta ini menjadi lebih mudah untuk memotivasi dirinya dan orang lain. Dari titik inilah akhirnya Bong menemukan jalan kesuksesan itu, dengan menjadi motivator sekaligus pemilik tiga perusahaan besar yaitu PT. Perintis Triniti Property, PT. Bong Chandra Success System, dan PT. Free Car Wash Indonesia

   

  • Merry Riana

Berhasil bangkit dari keterpurukan hingga sukses meraup penghasilan satu juta dolar Amerika Serikat  di usia 26 tahun, membuat namanya melejit di dunia internasional.

Namun siapa sangka di balik keberhasilannya ini, terselip kisah pahit. Memiliki hidup yang pas-pasan membuat dirinya tidak pernah terbesit untuk bisa berkuliah di Singapura, apalagi menjadi miliarder seperti saat ini.

Memutar memori 20 tahun lalu tepatnya Mei 1998, Merry mengatakan bahwa karena suasana Indonesia yang tidak kondusif membuat keluarganya mengamankan beliau ke negeri singa. Tidak mudah karena biaya hidup yang tinggi dan uang seadanya mengharuskan Merry berhutang pada pemerintah Singapura agar dapat berkuliah.

Belum selesai memikirkan masalah hutang kepada pemerintah, Merry sudah harus berhadapan dengan masalah lainnya yaitu bagaimana bertahan hidup di negeri orang.

Kondisi finansial yang buruk memaksanya untuk bekerja 14 jam dalam sehari, dan makan mie instan selama bertahun – tahun. Bahkan tak jarang pula ia harus berpuasa. Berat namun dari hal inilah istri Alva Christopher Tjenderasa belajar arti perjuangan dan kerja keras.

Kini perjuangannya pun berbuah manis, karena Merry Riana telah berhasil mendirikan MRO (Merry Riana Organization) sebuah perusahaan jasa keuangan, dan MRO Consultancy yang bergerak di bidang pelatihan.

 

  • Reza Nurhilman

Mungkin Anda tidak terlalu familiar dengan nama ini tapi jika Anda pernah mencicipi keripik Maicih, maka Reza Nurhilman adalah sosok dibalik kesuksesan ini. Lahir dari keluarga ‘broken home ‘ sempat membuat ia terjerumus ke hal-hal negatif saat belia.  

Meskipun begitu, masa lalu yang kurang baik tidak menjadi hambatan Reza untuk berhasil. Terbukti dari bagaimana anak muda ini berani untuk terjun ke dunia bisnis, dengan berjualan elektronik hingga pupuk selama empat tahun.

pengusaha sukses
source: mebiso.com

Hingga suatu saat perkenalannya dengan seorang nenek pembuat keripik lada pedas, menjadi awal titik keberhasilannya. Dengan sedikit modifikasi rasa, kemasan, dan modal pengetahuan dari nenek penjaja keripik, akhirnya beliau mencoba untuk berbisnis.

Pada awalnya ia hanya bisa memproduksi 50 bungkus keripik perharinya, namun dalam kurun beberapa bulan Reza mampu  meningkatkan produksi keripik Maicih nya hingga 2000 bungkus perharinya.

pengusaha sukses
source: http://maicih.com

Kini keripik buatan Reza sudah dapat ditemukan di pusat perbelanjaan yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia, dan sudah mempunyai perusahaan sendiri yaitu PT Maicih Inti Sinergi. Omsetnya pun kini telah mencapai puluhan milyar perbulan dari bisnis keripik ini.

Apapun yang orang lain katakan itu tidak akan menentukan bagaimana masa depan Anda, dan seringkali anak – anak muda yang akan sukses di masa depan justru mereka yang sering dianggap enteng oelh teman – temannya.

 

Ralali Food Program

Bergabunglah dengan Ralali Food Program untuk mengembangkan bisnis horeca dan fnb Anda.


Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.