Shipper Umumkan Hasil Digital Logistics Report 2021, Game Changer: Peran Digitalisasi dalam Pertumbuhan Industri Logistik Indonesia

Selama beberapa tahun terakhir, perekonomian Indonesia mengalami perkembangan dan perubahan yang berdampak pada industri logistik. Tak dapat dipungkiri, logistik mainkan peran esensial dalam bisnis e-commerce. Melihat hal tersebut, Ralali.com meminta insight dari Shipper Indonesia yang merupakan mitra strategis dari Ralali.com untuk memberikan laporan digital logistik Indonesia sepanjang 2021. Ralali.com telah melakukan berbagai kerjasama dengan Shipper Indonesia, seperti menjadi official partner logistik dalam pengiriman BTS Hangeul Message Chocolate, serta menyelenggarakan berbagai event bersama dalam bentuk webinar online.

Bekerjasama dengan Katadata Insight Center (KIC), Shipper menyusun sebuah laporan dengan judul Game Changer: “How Digitalization Supports Logistics Growth, to picture  the  evolving  national  logistics  industry  and  its  future  growth.” Dalam laporan ini menguraikan strategi yang diadopsi oleh para pelaku industri untuk dapat beradaptasi dan berkembang di masa yang penuh dengan tantangan ini.

Perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun terakhir cukup baik dan berbagai sektor perekonomian telah berkembang. Indonesia menempati peringkat ke-16 terbesar dalam sektor ekonomi. Namun, pandemi COVID-19 yang dimulai pada tahun 2020 menyebabkan perubahan dalam sektor supply chain. Hal ini tercermin dari hasil pergudangan dan jasa pendukung transportasi yang turun hingga 17,6% dari tahun sebelumnya.

Preferensi belanja masyarakat juga telah bergeser akibat pandemi. Menurut PWC’s Global Consumer Insights Survey 2020, total transaksi online (terutama melalui smartphone) meningkat sebesar 45%, sementara transaksi offline berkurang 50%.

Bagi konsumen, pengiriman dan harga menjadi pertimbangan utama saat berbelanja online. Oleh karena itu, tantangan besar ada pada sektor logistik dalam penyediaan layanan yang andal dan terjangkau. Pemerintah terus berupaya memperbaiki kebijakan dan infrastruktur logistik. Demi menggenjot industri, pemerintah juga menerapkan Industri 4.0 yang ditandai dengan otomatisasi, pertukaran data, dan penggunaan internet. 

Menyikapi situasi ini, industri bisnis perlu memperhatikan kunci utama, yakni dalam beradaptasi dan mengambil manfaat dari perubahan yang terjadi:

  • Digitalisasi sangat penting bagi sektor logistik untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan. Menurut PWC’s report, perusahaan yang lambat beradaptasi dengan teknologi baru akan tertinggal dari pesaingnya.
  • Otomatisasi dapat menghemat uang. Otomatisasi dalam pergudangan membantu untuk mengontrol proses, mengurangi kesalahan, dan menghemat biaya operasional.
  • Pelanggan menginginkan layanan yang lebih baik dari industri logistik. Menurut survei yang dilakukan oleh Deloitte, tiga faktor penting yang dipertimbangkan konsumen dalam hal pengiriman dan pengembalian adalah biaya, opsi pengiriman di hari yang sama, dan waktu pengiriman.
  • Kolaborasi atau kerjasama sangat penting dilakukan untuk efisiensi. Semakin banyak pemain logistik, semakin banyak keuntungan yang bisa ditawarkan kepada konsumen. Oleh karena itu, kolaborasi untuk mewujudkan rantai distribusi yang terintegrasi akan menghasilkan pengiriman yang lebih murah dan efisien. Dalam laporan ini juga membahas industri logistik nasional termasuk kondisi ekonomi saat ini dan perubahan industri. Tren digitalisasi dalam supply chain industri juga menjadi sorotan melalui studi kasus yang mengangkat peluang baru  bagi para pemain logistik.

Info selengkapnya terkait Digital Logistics Report 2021 dapat diakses disini https://marketing.shipper.id/industry-report-pdf/?utm_source=KataData&utm_medium=Banner&utm_campaign=Industry_Report

Ayo Saling Membantu

Comments (0)
Add Comment