Masuk 10 Besar E-Commerce Se-Indonesia, Ralali Terus Bertumbuh dan Berkembang di Kuartal 1/2021

0

Jakarta, Ralali News – Ralali masuk 10 besar e-commerce Indonesia per kuartal 1 2021 ini, berdasarkan data dari SimiliarWeb.

E-commerce di Indonesia memang mengalami perkembangan pesat dari tahun ke tahun. Apalagi di masa pandemi yang masih melanda di Indonesia, menyebabkan peningkatan kegiatan transaksi di kuartal 1 tahun 2021 yang terjadi di e-commerce Indonesia.

Sebagai salah satu pionir business-to-business (B2B) e-commerce di Indonesia, perjalanan Ralali di tengah pandemi menemui banyak tantangan. Pasalnya, berbeda dengan e-commerce lain yang menargetkan transaksi business-to-consumer (B2C), Ralali dituntut untuk bisa bertahan dari sektor business-to-business (B2B).

Menurut Joseph Aditya selaku CEO Ralali.com mengatakan bahwa, Ralali.com tentu berbeda dengan sektor industri e-commerce lainnya yang cenderung mengusung konsep business-to-consumer (B2C). Karena, pelaku bisnis kecil dan menengah (UMKM) lah yang merupakan target utama pasar business-to-business (B2B) di Ralali.com.

“Ralali.com harus berusaha lebih keras untuk bisa terus bertumbuh dan bergerak bersama pelaku usaha dan UMKM. Oleh karena itu, Ralali.com terus mengoptimalisasikan ekosistem Ralali Group dalam membantu bisnis dan industri di Indonesia di tengah pandemi,” jelas Joseph Aditya, CEO Ralali.

Selama masa pandemi, seluruh kegiatan bisnis atau usaha mengalami perubahan. Jika sebelumnya kegiatan usaha dan bisnis biasa dilakukan offline, kini menjadi sebaliknya. Perubahan pola aktivitas bisnis ini terjadi mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Namun, perjalanan Ralali.com tidak akan berhenti sampai di situ. Di kuartal 4 2020, Ralali.com terus bertumbuh dan berkembang dan masuk daftar 10 besar e-commerce. Dan per kuartal 1 tahun 2021 ini, Ralali terus bertahan di posisi 10 besar e-commerce se-Indonesia. 

Ditengah kondisi pandemi di Indonesia yang belum kunjung usai, Gubernur Bank Indonesia mengatakan bahwa transaksi ekonomi digital akan semakin pesat di tahun 2021 ini, karena pandemi Covid-19 di Indonesia yang mendorong perilaku konsumen untuk berbelanja via online di e-commerce atau marketplace.

Perkembangan marketplace di tahun 2021 berangsur membaik, bahkan cenderung meningkat di kuartal 1 tahun 2021 ini. Menurut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, transaksi daring atau e-commerce lewat marketplace tahun ini akan tumbuh 33,2% dari tahun 2020.

Peningkatan jumlah transaksi tersebut, menurut Perry juga berkat kebijakan pemerintah dalam mendorong konsep digitalisasi kepada masyarakat, serta terus meningkatkan laju perkembangan fintech dan digital banking.

Selanjutnya, Ronald Sipahutar, Head of Platform Ralali mengatakan bahwa, Ralali.com turut mendukung pemerintah dalam mewujudkan PEN. Ralali.com mulai melakukan berbagai ekspansi bisnisnya, terutama untuk menjangkau UMKM agar dapat terus bertumbuh dan berkembang kembali. 

Selama pandemi, perkembangan perdagangan online justru menjadi kesempatan yang baik bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berjualan di marketplace. 

Mereka bisa mempertahankan usahanya lewat digital atau online, UMKM lokal pun juga bisa menjangkau lebih banyak calon pembeli yang minat terhadap produk mereka. Sekaligus, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. 

Ayo Saling Membantu

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.