4 Daftar Rekomendasi Franchise All You Can Eat yang Puas Untungnya

0

Dikarenakan banyaknya budaya korea yang masuk ke indonesia melalui film dan drama korea, tak heran membuat banyak orang yang menyukai makanan khasnya. Berbeda dengan film atau drama lainnya, drama korea tidak pernah absen menampilkan makanan khasnya.

bisnis franchise all you can it
imagesource : pergikuliner

Makanan khas korea lebih dipilih ketimbang makanan populer dunia, seperti burger atau pizza. Secara tidak langsung ini adalah salah satu cara mengenalkan makanan khas korea kepada negara lain. Cara ini dapat dibilang sangat efektif karena makanan korea dapat menjadi ide bisnis yang memiliki peluang tinggi.

Membuka restoran all you can eat kini memberikan peluang bisnis yang lebih menjanjikan. Dahulu konsep restoran all you can eat hanya ditemui di dalam pusat perbelanjaan, namun sekarang bisnis ini telah menyebar di banyak area.

All you can eat adalah sistem penjualan menu dimana konsumen hanya membayar satu kali untuk dapat menikmati semua menu yang tersedia dengan batasan waktu yang ditentukan.

Cek juga bisnis franchise steak yang gak kalah gurih dan menguntungkan ini!

Mengenal Franchise All You Can Eat dan Peluangnya di Indonesia

Saat ini banyak sekali bermunculan franchise makanan all you can eat di berbagai daerah di indonesia. Tidak hanya itu, berbagai variasi makanan dari franchise all you can eat pun unik dan terkesan tidak monoton. Mulai dari shabu shabu,sushi, grill, ramen dan yang lainnya serta faktor harga dari restoran all you can eat yang mulai dari Rp80 ribu hingga Rp500 ribu.

Berikut 4 rekomendasi franchise all you can eat yang dapat mendatangkan keuntungan :

  1. Franchise Pochajjang

Bisnis ini didirikan oleh Michelle Sulistyo pada tahun 2019 di gandaria dan kini telah memiliki lebih 100 mitra yang tersebar di seluruh indonesia. 

Menyediakan berbagai macam menu korea khas korea, namun menu yang menjadi andalan adalah BBQ. Tidak seperti restoran korea lainnya yang kebanyakan mematok harga sajiannya cukup mahal, Pochajjang menawarkan paket premium beef dengan harga Rp99 ribu serta paket wagyu seharga Rp129 ribu. (belum termasuk pajak).

Dilansir dari situs resmi Kulo Group, untuk bergabung menjadi mitra tidak ada kriteria tertentu dan tidak mengharuskan calon mitra memiliki pengalaman di bidang F&B karena ketika pembukaan outlet, pihak Kulo Group akan melakukan pengawasan dan setiap karyawan akan mendapatkan training sebelum pembukaan outlet.

Calon mitra hanya perlu menyiapkan lokasi usaha dengan luas paling tidak 200m dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap outlet. Selain hal tersebut, calon mitra juga harus memenuhi persyaratan terkait dokumen dan yang lainnya.

Pochajjang menawarkan paket kemitraan dengan modal mulai dari Rp800 juta hingga Rp1 miliar dan biaya tersebut sudah termasuk dengan lisensi brand selama 3 tahun juga mitra akan dikenakan biaya royalti sebesar 5% per bulan.

  1. Franchise HeySteak

Berawal dari warung tenda pada tahun 2016 kini telah berubah menjadi bisnis all you can eat yang sukses. Untuk bermitra dengan HeySteak, calon mitra perlu menyiapkan modal investasi sebesar Rp150 juta dan akan mendapatkan fasilitas meliputi kontrak selama 5 tahun, perlengkapan masak dan resto lengkap, mendapat training dari pihak HeySteak serta sistem keuangan dan dapur online yang bersifat daring sehingga dapat dipantau oleh pusat.

Calon mitra harus menyiapkan lokasi usaha sebesar ruko dan modal bahan baku awal. Mitra wajib membeli bahan baku dari pusat dan membayar biaya royalti sebesar 5% dari omzet per bulan.

Berdasarkan perhitungan pihak HeySteak, mitra bisa balik modal dalam kurun waktu satu tahun. Selama mampu memenuhi omzet Rp4 juta hingga Rp8 juta per hari. Setelah dikurangi biaya operasional dan bahan baku, keuntungan bersihnya sekitar 20-25% dari omzet per bulan.

  1. Franchise Simhae

Bisnis yang didirikan oleh Selig Purnama pada tahun 2019 ini kini telah memiliki lebih dari 100 mitra yang tersebar di seluruh indonesia. Menariknya, rata-rata gerai memiliki penjualan yang sangat baik dan rate untuk returning customer di atas 85%. Membuat Shimhae terpilih sebagai Top Business Opportunity 2019 berkat kinerja bisnis dan banyaknya minat investor dan konsumen.

Bagi anda yang ingin bergabung sebagai mitra dari Franchise Simhae, anda perlu menyiapkan modal investasi sebesar Rp300 juta. Tidak hanya itu, pihak Simhae menerapkan konsep bisnis auto-pilot, sehingga mitra tidak harus mengurus management dan operasional secara langsung.

Dengan modal investasi tersebut, pihak Simhae memperkirakan mitra dapat memperoleh Break Even Point (BEP) dalam kurun waktu 3 sampai 4 bulan.

  1. Franchise Bongobong

Seperti yang kita semua tahu, bahwa jika ingin menikmati all you can eat jaman dahulu harganya luar biasa mahal karena hanya berapa hotel berbintang. Namun Bongobong memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin merasakan all you can eat grill dan steamboat dengan mulai dari Rp65 ribu. Tidak hanya all you can eat, Bongobong menawarkan pilihan menu paketan/porsian.

Jika anda berminat untuk bergabung sebagai mitra Bongobong, pihak Bongobong menawarkan paket kemitraannya sebesar Rp450 juta dan menerapkan sistem bagi hasil 60%(investor) dan 40%(managemen).

Keuntungan Dari Bisnis Franchise All You Can Eat

Restoran all you can eat memang selalu ramai dikunjungi, hampir setiap weekend pengunjung rela mengantri demi bisa makan enak dan kenyang. Harga yang dipatok memang terkesan cukup mahal. Namun, dengan membayar harga tersebut konsumen dapat menikmati apapun yang disediakan.

Nah, mengusung model seperti ini, lalu darimana untung yang didapatkan restoran?

Berikut beberapa keuntungannya:

  1. Memiliki batas waktu makan

Pengunjung diberikan waktu makan antara 90 sampai 120 menit, tergantung tingkat kerumitan makanan. Hal ini dilakukan supaya pengunjung lain tidak mengantri terlalu lama yang membuat pergantian pengunjung menjadi lebih cepat.

  1. Godaan menu lainnya

Karena memiliki banyak varian sajian membuat pelanggan ingin memesan lebih dari 1 menu.

  1. Charge makanan yang tersisa

Mengingat lambung memiliki batasan, ujungnya banyak makanan yang tidak habis. Di sini, pihak restoran membuat aturan berupa charge atau biaya tambahan apabila pelanggan tidak menghabiskan makanannya. Pelanggan dapat dikenai charge Rp50.000 – Rp100.000.

Kesimpulan

Apakah anda mulai tertarik menjalankan franchise restoran all you can eat setelah menyimak artikel ini? Karena model restoran all you can eat memiliki peluang bisnis yang terbuka lebar. Anda juga tidak dituntut untuk memiliki pengalaman dalam menjalankan bisnis F&B karena pihak franchise akan melakukan pengawasan dan pendampingan sehingga tidak perlu takut untuk gagal.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.