#BusinessStory: Hobi Jadi Bisnis! Dulu Hobi Ngopi, Sekarang Punya Kedai Kopi!

Yuk, Intip Perjalanan Dirintisnya Kopi Nona!

0

Kopi Nona

Ralali Business Story

 

Halo! Kami ingin tahu, siapa Anda dan bisnis yang Anda jalankan?

Halo juga, saya Devi Fadim,  co-founder dari Kopi Nona.

Kopi Nona adalah kedai kopi, yang menyediakan coffee-to-go concept. Kami menyediakan kopi dengan harga yang terjangkau, serta kualitas dan rasa yang memuaskan. Selain coffee-to-go kami juga menyediakan jasa untuk penyediaan kopi di event. Menu yang kami tawarkan adalah Kopi Nona, Kopi Nona Krimi, Kopi Nona Eskrim, Kopi Nona Hitam dan juga espresso.

 

Apa yang menginspirasi Anda dalam menciptakan Kopi Nona?

Semua berawal dari saya yang emang suka banget ngopi. Dan saya sebelumnya memang terbiasa kerja di kantoran, jadi menurut saya kopi itu termasuk gaya hidup.  Sehabis makan, ngopi. Ketika meeting, ngopi. Kerja di belakang meja juga enak sambil ngopi.

Tetapi setelah dihitung-hitung, pengeluaran harian rasanya berat banget kalau ngopi terus. Akhirnya mulai iseng buat kopi sendiri dan belajar segala teknis kopi.

Kami ingin menjadikan ngopi sebagai gaya hidup masyarakat. Dan juga memperkenalkan kalau kopi enak itu nggak harus selalu mahal.

 

Bagaimana proses memulai dan peluncuran Kopi Nona?

Kami ingin membuat ngopi itu sendiri menjadi gaya hidup masyarakat. Dengan harga mulai dari 15,000 saja orang sudah bisa menikmati kopi enak.

Kami menyusun konsep yang berbeda. Sedari awal dalam proses peluncuran kopi Nona, kami ingin membuat konsep coffee-to-go, yang dimana kita menyediakan kopi bagi orang dengan tingkat aktivitas tinggi yang harus selalu bolak-balik setiap harinya. Dan yang pasti kita mementingkan sekali rasa kopi, karena kita menjual kopi maka kita selalu berusaha untuk tidak menghilangkan rasa lokal kopi setelah tercampur dengan susu ataupun bahan lain.

Dalam prosesnya, kami menjual dengan harga yang murah, tapi rasanya tentu saja tidak murahan.

 

Apa saja tantangan dalam menjalani atau mengembangkan Kopi Nona?

Tantangan terbesar kami waktu mendirikan Kopi Nona adalah membuat resep yang bisa membedakan dari kopi “kekinian” lainnya. Dan juga yang paling sulit adalah mencari barista yang cocok dan sesuai dengan karakter founder dari Kopi Nona sendiri.

 

Siapa target pasar Anda? Dan bagaimana cara Anda menarik perhatian customer Anda?

Target market kami adalah para pencinta kopi, serta anak muda yang menyukai kopi tapi tidak mau keluar banyak uang untuk minum kopi. Rentang umur customer kami sangat beragam, bahkan dari gender pun berbanding seimbang antara pria dan wanita. Tapi yang pasti target utama kami adalah orang kantoran.

Salah satu cara promosi kita adalah, setiap bulan kita selalu ada menu baru. Setiap menyambut menu baru, kami melakukan promo Buy 2 Get 1 selama sebulan penuh sampai ada menu baru (lagi). Dan untuk menarik lingkup yang lebih luas, kami sering melakukan promosi giveaway di akun media sosial kami.

 

Bagaimana harapan dan rencana bisnis Anda?

Harapan pertama kami sebagai pebisnis kopi一yang notabene sangat menjamur di Jakarta, terutama Jakarta Selatan一adalah untuk bisa bertahan di tengah lautan persaingan. Kami berharap bahwa semua customer suka dan kembali melakukan pembelian di Kopi Nona.

Kami juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa kopi lokal itu enak. Prinsip kami adalah “Kopi Enak, Gak Harus Mahal”. Dan kami ingin menebarkan prinsip ini ke masyarakat supaya mereka tidak berpendapat bahwa kopi yang enak itu adalah kopi yang harganya mahal.

Dan jika memang memungkinkan, kami berencana untuk membuka cabang baru.

 

Saran atau nasihat yang ingin Anda sampaikan untuk rekan yang baru ingin atau baru saja memulai bisnis?

Yang pasti untuk pebisnis yang baru mau memulai yang paling penting itu adalah mencari partner yang cocok dan satu visi. Wajib banget jujur, tidak serakah, dan harus berani rugi di awal. No Pain No Gain.

Sebagai pebisnis juga harus berpikir cepat, dan apabila ada perubahan negatif, kita harus langsung melakukan pembenahan dan mencari alternatif.

Jangan lupa untuk aktif melakukan promosi, kurangi rasa malu! Tapi jangan sampai malu-maluin.

 

Buat Permintaan dan Pengadaan Barang

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.