Industri Komponen Otomotif Indonesia Kalah dari Thailand

0

 Industri komponen otomotif

Sektor Industri komponen otomotif di Indonesia masih kalah jika dibandingkan dengan Thailand. Hal ini dinilai karena posisi Thailand yang sekarang ini merupakan basis produksi mobil sedan yang saat ini banyak diminati pasar global.

Soerjono selaku Direktur Industri Alat Transportasi Darat Kementerian Perindustrian mengatakan bahwa besarnya produksi mobil yang dilakukan di Thailand, yang separuh produksinya di ekspor, maka secara otomatis telah menarik banyak industri komponen, hal itu terjadi karena skala ekonominya yang memenuhi.

Berdasarkan dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, jumlah produksi mobil di Indonesia pada 2013 itu sebanyak 1.206.543 unit. Dan pada periode yang sama, jumlah produksi mobil di Thailand mencapai 2 x lipatnya, yaitu 2.457.057 unit.

Kendati jumlah produksi mobil di Indonesia separuh dari jumlah produksi di Thailand, jumlah pemasok komponen di Indonesia hanya sekitar 36% dari pada jumlah pemasok komponen otomotif di Thailand.

Merujuk data dari Yano Economic Research Institute, Marklines, bahwa jumlah pemasok lokal untuk industri otomotif di Indonesia pada bulan Januari 2014 yaitu sebanyak 709 pemasok. Untuk perbandingan, Thailand memiliki 1.965 jumlah pemasok untuk industri otomotif.

Soerjono mengatakan bahwa ke depannya dia dan rekan – rekan berharap yang diproduksi di Indonesia juga merupakan kendaraan yang memang banyak diminati oleh konsumen global. Dan salah satu tuntutan dari banyak negara sekarang ini merupakan kendaraan dengan efisiensi bahan bakar tinggi.

Sementara, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kemenperin Panggah Susanto telah mengungkapkan, bahwa potensi pasar otomotif di dalam negeri pun saat ini mulai dilirik.

Panggah juga menuturkan, bahwa pabrik PT Furukawa Indomobil Battery Manufacturing yang merupakan pabrik yang memproduksi baterai aki akan segera diresmikan dalam waktu dekat ini di Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ia juga mengatakkan bahwa kapasitas produksi baterai bagi mobil dan juga motor yaitu sekitar tiga juta unit per tahunnya. Dan nilai dari investasinya yaitu Rp 500 miliar.

Investasi itu akan masuk seiring peningkatan populasi mobil dan juga sepeda motor di Indonesia. Sejak 2012, jumlah produksi mobil di Indonesia sekitar 1 juta unit lebih per tahun. Dan untuk produksi sepeda motor Indonesia jumlahnya hampir 8 juta unit per tahun.

Sumber: Kemenperin.go.id

Ralali Food Program

Bergabunglah dengan Ralali Food Program untuk mengembangkan bisnis horeca dan fnb Anda.


Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.