Tips Meraup Keuntungan Saat Lebaran dengan Menjual Kembali Produk Grosir

0

Umat Islam akan merayakan Idul Fitri setelah sebulan berpuasa.  Pastinya kebutuhan akan memiliki barang baru cukup tinggi dikalangan masyarakat pada hari-hari menjelang lebaran.  Hal ini menumbuhkan peluang bisnis yang cukup menguntungkan bagi para pelaku usaha Busana Muslim.  Diantaranya barang-barang yang sering diburu menjelang hari lebaran adalah mukena dan sarung. Tidak sedikit orang-orang yang mengharapkan mukena dan  sarung baru untuk mereka kenakan saat menunaikan sholat Idul Fitri.

gambar : grosirrumahan.com

 

Disinilah letak keuntungan berbisnis Busana Muslim dengan membeli barang secara banyak atau membeli barang grosir, dan menjualnya kembali.  Membeli mukena dan sarung dengan harga grosir adalah salah satu cara efektif untuk mendapat keuntungan yang cukup besar.  Membeli barang dengan jumlah yang cukup banyak dengan harga yang relatif terbilang murah, lalu menjualnya kembali dengan harga rata-rata pasaran.  Selain itu kualitasnya pun bisa dikatakan cukup baik.  Masyarakat akan lebih tertarik untuk memburu barang-barang dengan kualitas  baik, namun dengan harga yang cukup murah.

Yang perlu diperhatikan dalam membeli grosir mukena untuk lebaran adalah kualitas barangnya.  Pastikan bahan kain yang digunakan nyaman, halus, dan tidak gatal dikulit. Usahakan memiliki bahan yang tebal atau tidak transparan, dan perhatikan bagian jahitannya, apakah cepat rusak atau tidak.  Memiliki desain yang menarik, dan warna yang menarik.  Kebanyakan para ibu-ibu akan membeli mukena dengan warna yang cerah untuk anak-anaknya, ditambah tempelan tokoh-tokoh kartun atau bunga ditepiannya.

Lalu untuk sarung, yang perlu diperhatikan adalah jahitannya. Kebanyakan sarung dengan harga grosir yang lebih murah memiliki sambungan jahitan pada sisinya, yang menunjukkan sarung tersebut memiliki kualitas nomer dua. Jika tidak ada sambungan jahitan, maka itu adalah sarung dengan kualitas nomer satu dan harganya relatif lebih mahal. Perhatikan juga kerapatan benang pada sarung, karna hal ini berkaitan dengan ketahanan sarung. Caranya dengan mendekatkan jahitan tersebut pada cahaya lampu. Selain kualitasnya, design corak pada sarung juga menentukan minat pembeli. Motif-motif unik seperti batik juga diperbolehkan, atau motif kotak-kotak dan garis seperti kebanyakan sarung dipasaran.

Ketika memesan barang grosir, pastikan dulu barang yang anda beli sesuai dengan yang anda harapkan. Anda juga diharapkan pandai dalam tawar-menawar hingga mencapai harga yang pas dengan kualitas barang. Lebih baik anda memesan barang dengan datang ke toko yang menjualnya. Hal tersebut dinilai lebih akurat saat untuk memastikan kualitas barang.Memesannya secara online juga tidak masalah, namun perhatikan juga bagaimana kulitas dan tingkat kepercayaan toko tersebut.

gambar : grosirsarungmurahbandung.com

Saat anda menjual kembali mukenah atau dari grosir  sarung untuk lebaran, harga yang harus anda tetapkan harus sebanding dengan kualitas barang yang anda tawarkan. Jika sarung tersebut memiliki sambungan jahitan, maka buatlah harga dengan kualitas barang nomor 2.  Begitu juga untuk mukenah, jika berbahan dasar tipis dan terbuat dari kain parasut, maka pasanglah harga yang lebih murah dibandingkan mukenah dengan berbahan dasar sutra atau memiliki kain yang tebal.  Tentukan harga yang masuk akal, sehingga konsumen percaya pada barang yang anda jual, dan menjadi pelanggan tetap ditoko anda.

Hal-hal tersebut haruslah diperhatikan setiap pelaku usaha, selain memikirkan tentang keuntungan dalam menjual kembali barang grosir.  Dengan kualitas yang baik, design yang unik, dan harga yang ramah untuk kantung para konsumen, juga toko anda yang dapat dipercaya, maka toko anda akan memiliki potensi usaha yang bagus.

Ralali Food Program

Bergabunglah dengan Ralali Food Program untuk mengembangkan bisnis horeca dan fnb Anda.


Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.