6 Kondisi Jalan Yang Dapat Menyebabkan Kecelakaan di Tambang

0
6 Kondisi Jalan Yang Dapat Menyebabkan Kecelakaan di Tambang
Image: www.panoramio.com

6 Kondisi Jalan Yang Dapat Menyebabkan Kecelakaan di Tambang – Kecelakaan yang terjadi selain karena Tindakan Tidak Aman atau Unsafe Action jua diakibatkan karena Keadaan Tidak Aman atau Unsafe Condition. Salah satu dari Unsafe Condition ialah kondisi jalan. Sejumlah kondisi jalan yang mengakibatkan kecelakaan di kawasan pertambangan ialah :

  1. Kondisi jalan licin.

Kondisi jalan yang licin diakibatkan oleh hujan ataupun penyiraman bisa sangat membahayakan untuk setiap pengguna jalan. Unit produksi ataupun unit pendukung lainnya bisa berpotensi terpeleset (sliding) disebabkan jalan yang licin.

Upaya pencegahan yang bisa dilakukan ialah jangan memaksakan pengoperasian unit ketika hujan ataupun sesudah hujan, lakukanlah pengecekan dan perbaiki jika terdapat kerusakan.

Baca: Kecelakaan Kerja yang Bisa terjadi di Area Tambang

  1. Tikungan jalan.

Tikungan jalan dengan superelevasi terbalik akan mengakibatkan gaya sentrifugal unit ketika di tikungan berkurang, sehingga bisa mengakibatkan unit terguling atau terbalik. Selain mengakibatkan terbalik akan mengakibatkan muatan tumpah.

Pencegahan yang bisa dilakukan ialah dengan melakukan Review desain jalan serta melakukan inspeksi secara berkala pada jalan tambang, serta memperbaiki jalan yang terindikasi superelevasinya terbalik.

 

  1. Grade jalan tinggi.

Grade jalan pertambangan tidak hanya berpengaruh terhadap bahan bakar (Fuel Consumption) serta Cycle Time saja, tetapi sangat berpengaruh pula terhadap keselamatan, jalan dengan Grade yang tinggi bisa mengakibatkan unit tak mampu naik sehingga akan tergelincir, selain itu Grade yang tinggi pun bisa mengakibatkan kerusakan terhadap kendaraan.

Pencegahan yang bisa dilakukan ialah dengan cara menurunkan Grade dengan melakukan ataupun pemotongan, membuat alternatif jalan, menambah panjang segmen jalan serta menambah kontrol semisal tanggul ditinggikan guna mengurangi keparahan apabila terjadi kecelakaan.

 

  1. Jalan Sempit

Lebar jalan tambang yang tak sesuai dengan besarnya unit yang beroperasi di area tersebut bisa berpotensi mengakibatkan kecelakaan, kecelakaan yang kerap terjadi ialah tabrakan antar unit.

Pengendalian yang bisa dilakukan ialah memberi rambu-rambu lalu lintas serta menghilangkan potensi blindspot pada penyempitan jalan guna memudahkan operator atau driver untuk melihat dari arah yang berlawanan.

 

  1. Switchback

Switchback umunya tak terhindarkan untuk desain jalan tambang, hal tersebut kerap terjadi terhadap tambang yang sudah dalam. Switchback dipakai sebagai alternatif guna mengurangi Grade jalan yang tinggi. Keadaan jalan dengan tikungan yang tajam ini kerap mengakibatkan kecelakaan di area tambang, kecelakaan yang kerap terjadi ialah tabrakan dengan unit lainnya dari arah yang berlawanan, sarana terlindas HD akibat mengambil jalur yang salah.

Pencegahan yang bisa dilakukan ialah dengan cara memberi pembatas di tengah-tengah jalan, hal tersebut ditunjukkan sebagai pembagi jalur, sehingga potensi pertemuan antar unit di tikungan bisa dihindari.

 

  1. Blindspot

Keadaan jalan dengan pandangan yang terbatas akibat tertutup material ataupun penghalang lainnya sangatlah berpotensi mengakibatkan kecelakaan.

Pencegahan yang bisa dilakukan ialah dengan cara menghilangkan material yang menghalangi pandangan.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.