#BahasDalam Ep. 1: Apa Perbedaan Green Tea dan Matcha?

Membahas dan membandingkan perbedaan green tea (teh hijau) dan matcha secara mendalam dan lengkap.

0

Buat para culinary enthusiast pastinya sudah sangat familiar dengan kata green tea dan matcha. Keduanya kerap dianggap sama karena sama-sama berwarna hijau cerah dan berasal dari daun teh. Sebenarnya, kedua produk ini cukup berbeda jika dibandingkan dari segi fisik, rasa, tekstur, warna, kandungan, hingga ke metode konsumsi.

Di episode #BahasDalam perdana ini, Ralali News akan mengupas setuntas-tuntasnya supaya Anda tidak kebingungan saat ditanya apa bedanya green tea (teh hijau) dan matcha. Ayo, disimak!

Asal Muasal
asal teh green tea teh hijau dan matcha camellia sinensis
Sumber: Minsto Island

Baik matcha maupun green tea, sama-sama berasal dari satu tanaman, yaitu Camellia Sinensis. Pada dasarnya, teh putih, teh hijau, teh oolong, teh hitam, atau teh merah semuanya dihasilkan dari olahan daun spesies ini, namun diproses secara berbeda untuk memperoleh tingkat oksidasi yang berbeda.

Fisik dan Proses Pembuatannya

Seperti yang kita ketahui, matcha berbentuk bubuk, sedangkan teh hijau berbentuk potongan daun kering. Hal ini disebabkan proses pengolahan yang berbeda, maka jadilah 2 jenis produk teh yang berbeda pula. Lalu seperti apa sih proses pembuatan keduanya?

matcha vs green tea teh hijau
Sumber: Tenzotea

Untuk membuat matcha, daun teh difermentasi terlebih dahulu; tanaman teh ditutup sekitar 20-30 hari sebelum dipanen, untuk menghindari sinar matahari langsung. Akibatnya, daun teh menjadi berwarna lebih gelap, dan ini dapat meningkatkan produksi asam amino akibat banyaknya klorofil yang terdapat pada daun yang gelap. Kemudian, daun teh dikeringkan dalam waktu singkat supaya warna hijau khas daun tidak pudar. Setelah itu, daun teh ditumbuk atau digiling hingga menjadi bubuk halus.

Sedangkan daun untuk green tea tidak mengalami proses fermentasi selama puluhan hari. Namun langsung dikeringkan dan dikemas tanpa ditumbuk halus. Biasanya ditemukan dalam kemasan tubruk atau teh celup saat dijual.

 

Warna, Rasa, dan Tekstur

Meski berasal dari tumbuhan yang sama, matcha dan green tea memiliki warna, rasa, dan tekstur aftertaste yang berbeda jika diseduh.

perbandingan green tea dan matcha
Sumber: Editor Ralali.com

Matcha umumnya berwarna hijau pastel, dengan citarasa creamy. Jika dihidangkan tanpa gula atau susu, rasanya seperti rumput laut dan tidak meninggalkan aftertaste pahit atau asam.

Sedangkan Green tea memiliki penampilan yang jernih bak teh pada umumnya, warnanya hijau kekuningan. Lalu green tea meninggalkan rasa samar seperti asam atau pahit, namun hal ini tidak mengganggu citarasa teh yang segar dan ringan.

Cara Mengonsumsi

Green tea hanya bisa dinikmati sebagai minuman saja. Untuk mendapatkan manfaat green tea secara maksimal, minum secara tawar, tanpa tambahan gula, madu, atau pemanis lainnya.

Sementara Matcha memiliki variasi yang lebih banyak untuk dikonsumsi daripada green tea. Sebagai minuman, anda bisa menyeduh matcha dengan air panas, dibuat menjadi latte, atau dicampurkan bersama susu putih cair.  Matcha bisa dicampurkan ke adonan kue, mie, coklat, puding, dan juga es krim.

kreasi dari matcha
Sumber: Tealeaf

Jika Anda mengonsumsi raw matcha, ini sama artinya kamu mengonsumsi seluruh kandungan dan manfaat baik yang ada pada daun Camellia Sinensis.

Kandungan

Baik green tea dan matcha memiliki kandungan serupa dengan komposisi takaran yang berbeda.

Keduanya memiliki kandungan asam amino L-theanine. Pada matcha, kandungan ini jauh lebih tinggi dibanding teh hijau. L-theanine sendiri adalah zat yang mampu meningkatkan gelombang alpha pada otak, yang dimana membantu Anda melawan gejala stres.

Baik teh hijau maupun matcha kaya akan kandungan antioksidan seperti catechins dan katekin jenis EGCG (Epigallocatechin Gallate).

  • Catechins ialah sejenis antioksidan yang kuat dan mengandung banyak manfaat kesehatan. Teh hijau memiliki sekitar 63 mg antioksidan dibandingkan dengan bubuk matcha yang memiliki sekitar 134 mg
  • Epigallocatechin Gallate diyakini dapat melawan kanker pada tubuh. Jika dibandingkan, matcha mengandung 17 mg – 109 mg per porsinya, sementara green tea biasa mengandung EGCG sebanyak 25 mg – 86 mg.
[Baca Juga: Perbedaan Dan Khasiat Jenis Teh Yang Perlu Anda Pelajari Sebelum Membuka Tea Shop!]

Dibalik semua kandungan matcha yang lebih superior dari green tea, kandungan kafein matcha juga lebih tinggi. Jika secangkir teh hijau mengandung sekitar 24 mg – 45 mg kafein, setengah sendok makan bubuk matcha mengandung sekitar 35 mg kafein. Kafein dalam matcha diduga memberikan efek awas yang lebih lama dibandingkan dengan kopi, namun efek tersebut ringan, dan tidak menyebabkan jantung berdebar.

perbandingan kandungan green tea dan matcha
Sumber: Ralali.com
Panduan Konsumsi

Mengkonsumsi bubuk matcha berarti Anda mencerna keseluruhan daunnya, tidak peduli apa yang ada di dalamnya. Ketika masa perkembangannya, daun matcha mungkin saja terkontaminasi oleh logam berat, pestisida, dan fluor. Selain itu kandungan nutrisi yang lebih tidaklah selalu baik untuk tubuh. Toleransi tubuh terhadap suatu zat berbeda-beda, level zat yang tinggi ini dapat menyebabkan mual, gejala keracunan hati, atau ginjal.

Maka, meskipun matcha memiliki segunung manfaat yang luar biasa baik, Anda tidak direkomendasikan meminum matcha lebih dari 2 gelas/cangkir sehari.

panduan konsumsi perbedaan green tea dan matcha
Sumber: Livestrong.com

 

Rangkuman Eksklusif #BahasDalam untuk Anda
tabel perbedaan teh hijau green tea dan matcha
Sumber: Ralali.com

Sekian episode perdana dari #BahasDalam Green Tea dan Matcha, sampai jumpa di episode selanjutnya. []

 

 

 

 

Ralali Food Program

Bergabunglah dengan Ralali Food Program untuk mengembangkan bisnis horeca dan fnb Anda.


Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.