#BusinessStory : Dikaruniai Keindahan, Kisah ‘Roopa Wedding Needs’ yang Mampu Hadirkan Kebutuhan Spesial Pernikahan!

Roopa Wedding Needs | Ralali Business Story

0

Roopa Wedding Needs

Ralali Business Story

 

Halo! Kami ingin tahu, siapa Anda dan bisnis yang Anda jalankan?

Halo, saya Fransisca Cicielia, pemilik Roopa Wedding Needs.

Roopa Wedding Needs merupakan vendor pernikahan yang telah didirikan sejak awal 2017. Roopa Wedding Needs menyediakan bermacam-macam produk personalized untuk keperluan pernikahan seperti, ring box, bridesmaid & groomsman gift, serta hadiah untuk keluarga calon pengantin. Calon pengantin dapat memilih desain produk, menuliskan nama hingga pesan di dalam produk untuk orang yang spesial bagi mereka.

“Roopa” sendiri berasal dari bahasa hindi yang berarti blessed by beauty, yang berarti dikaruniai dengan kecantikan/keindahan. Dengan harapan, Roopa dapat memberikan yang terbaik untuk yang terkasih di saat terbahagia sehingga tak boleh terlewatkan.

Kami selalu bersyukur dan berterima kasih karena diberikan kepercayaan yang begitu besar.  Membuat momen yang tak terlupakan dengan produk berkualitas dengan harga terjangkau adalah aspirasi terbesar kami.

 

Apa yang menginspirasi Anda dalam menciptakan Roopa Wedding Needs?

Awalnya saya merupakan salah satu bagian dari wedding dan event organizer yang saya dirikan bersama teman-teman dekat saya. Setelah beberapa tahun menjalani pekerjaan sambilan tersebut, saya cukup banyak memiliki kenalan yang memiliki bisnis di wedding industry dan saya menyadari wedding industry di indonesia sedang sangat berkembang dan memiliki peluang bisnis yang cukup besar.

Pada awalnya bisnis ini saya jalankan untuk sekedar coba-coba karena saya pribadi sangat menyukai crafting serta dekorasi. Karena saat itu saya sedang kuliah dan menghadapi tugas akhir, maka jadwal saya pun tak begitu padat sehingga peluang menambah uang jajan lebih longgar.

ralali business story | roopa
( Sumber Foto : Roopa | Ralali Business Story )
Bagaimana proses memulai dan peluncuran Roopa Wedding Needs?

Modal awal ketika pertama kali memulai bisnis online shop ini saya kumpulkan dari uang jajan semasa kuliah, kurang lebih sekitar 1 juta rupiah.  Sebelum memutuskan produk apa yang akan dijual, saya melalukan brain storming seperti menyortir dari segi  design, bahan, hingga produksi.  Dan produk awal yang pertama kali Roopa keluarkan adalah personalized ring box, sebuah kotak cincin yang dipersonalisasi.

 

Apa saja tantangan dalam menjalani atau mengembangkan Roopa Wedding Needs?

Menurut saya pribadi hal yang paling sulit dilakukan adalah Marketing. Saya sendiri tidak mengambil jurusan bisnis, marketing, dan sejenisnya semasa kuliah. Saya memilih Desain Komunikasi Visual pada saat itu. Sehingga saya cukup kesulitan untuk membuat strategi marketing yang dapat menambah traffic penjualan. Ketika baru memulai bisnis ini saya pernah mengalami selama sebulan pertama tidak ada pembelian atau kadang cuma 1 atau dua orang saja yang membeli produk kami. Untuk memperbaiki hal tersebut, saya cukup banyak mempelajari strategi bisnis dan marketing online melalui google dan sejenisnya sampai sekarang.

 

Siapa target pasar Anda? Dan bagaimana cara Anda menarik perhatian customer Anda?

Target klien kami adalah kalangan menengah ke atas, berusia 23 -35 tahun. Tentunya klien kami adalah pasangan calon pengantin, berkarakter tidak mau repot, mobilitas tinggi, menyukai hal baru, dan mengikuti tren.

Untuk meraih target, kami selalu mengutamakan pelayanan yang cepat dan ramah, sehingga tidak membuat calon klien malas bertanya-tanya. Kami juga memberikan kesempatan berdiskusi mengenai produk dan harga. Marketing lainnya yaitu mengadakan event, juga promosi seperti potongan harga dan giveaway.

 Roopa | Ralali Business Story
( Sumber Foto : Roopa | Ralali Business Story )
Bagaimana harapan dan rencana bisnis Anda?

Dengan mengikuti perkembangan pasar dan saran-saran dari customer kami, Roopa akan terus mengembangkan usaha ini menjadi lebih baik lagi dan terus berinovasi sehingga dapat berkembang terus ke arah yang lebih baik.

 

Saran atau nasihat yang ingin Anda sampaikan untuk rekan yang baru ingin atau baru saja memulai bisnis?

Jika sudah memiliki ide untuk usaha jangan terlalu banyak berpikir untuk memulai bisnis.

Jangan cepat putus asa jika menghadapi kendala.  Sabarlah, sebab terkadang sesuatu membutuhkan proses yang berbeda-beda

Buat Permintaan dan Pengadaan Barang

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.