Jawa Barat Menjadi Basis Ekonomi

0
jawa barat basis ekonomi
Ilustrasi

Pemerintah Saat ini sedang mendorong pembangunan kawasan industri di Jawa Barat bagian timur. Sekarang ini, pembangunan kawasan industri tersebut sudah mengarah pada Kabupaten Majalengka dan juga sebagian Kabupaten Cirebon.

Imam Haryono selaku Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri, mengatakan bahwa kawasan – kawasan itu sudah difokuskan pada industri teknologi tinggi, padat karya, padat modal dan juga minim polusi.

Dia juga mengatakan bahwa pada saat ini, Jabar masih besar pada industri garmen. Jawa Barat industrinya masih jadi basis ekonomi dan juga pertumbuhannya paling bagus di Indonesia.

Dia juga mengatakan bahwa kawasan industri yang paling berpotensial ada di sekitar Kabupaten Majalengka. Sekarang ini sudah banyak industri tekstil serta produk tekstil dari daerah Bandung selatan yang telah mendirikan pabrik baru di wilayah itu. “Akan tetapi, ada permasalahan, yaitu pada pembebasan tanahnya,” ungkap dia.

Imam berpendapat bahwa perpindahan industri – industri tersebut telah dipengaruhi oleh penetapan upah minimum pada kabupaten di Majalengka yang cukup jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan kawasan di Jawa Barat bagian selatan.

Dia mengatakan bahwa secara alami industri padat tenaga kerja, kalau upah buruh naiknya pertahun di luar toleransi, mereka akan teriak. Belum lagi biaya listrik dan juga sebagainya yang semakin tinggi.

Sementara, Ferry Sofwan Arif selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengatakan bahwa, kawasan industri di Jabar tepatnya jabar bagian timur itu adalah hasil dari kajian Kementerian Perindustrian dan juga Forum Ekonomi Jawa Barat pada tahun 2012-2013.

Pembangunan kawasan itu, menurutnya, dibutuhkan untuk dapat mengatasi kesenjangan antara Jabar bagian timur dan juga jabar bagian barat. Sekarang ini, terdapat sekitar 14.000 industri di kawasan Jabar bagian barat seperti Bekasi, Karawang, Bogor, Purwakarta dan juga Bandung. Sementara itu, pembangunan industri di daerah Majalengka, Kuningan, Cirebon serta Indramayu masih minim.

Dia juga mengatakan bahwa Awalnya memang ada kaitannya dengan pembangunan Bandara Kertajati dan juga revitalisasi Pelabuhan di Cirebon. Akses ke Jabar timur pun akan semakin terbuka dengan pembangunan tol Cikampek – Palimanan dan juga Cileunyi – Sumedang – Dawuan.

Menurut Ferry, sekarang ini memang sudah ada industri TPT dari Bandung yang telah memindahkan pabriknya ke daerah Majalengka. Bupati Majalengka pun sudah mengeluarkan izin zona industri pada wilayahnya.

“Tapi kawasan industri kan lebih baik dari segi fasilitasnya termasuk pengolahan limbahnya sudah dikelola,” ujarnya.

Pembangunan 14 Kawasan Industri

Sementara itu, Saleh Husin selaku Menteri Perindustrian mengatakan, sekarang ini terdapat 14 kawasan industri yang akan segera dibangun. Dan seluruh kawasan industri terpadu itu akan dibangun di luar Jawa. Sekarang ini terdapat 2 kawasan industri yang akan menjadi pilot project pemerintah yakni kawasan industri di Konawe Sulawesi Tenggara dan juga di Morowali, Sulawesi Tengah.

Dia juga mengatakan bahwa, kawasan industri Morowali akan segera beroperasi, tepatnya diharapkan mulai April 2015. Kawasan itu akan fokus pada industri nikel. Menurutnya dari 14 kawasan industri tersebut, industrinya akan fokus pada industri yang sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah masing-masing.

Pemerintah juga telah menargetkan pembangunan 14 kawasan industri di berbagai wilayah di luar Pulau Jawa, tepatnya periode 2015 – 2019.

Sumber: kemenperin.go.id

Ralali Food Program

Bergabunglah dengan Ralali Food Program untuk mengembangkan bisnis horeca dan fnb Anda.


Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.