Branding adalah kunci untuk menaikkan produk Anda!

0

Jika kita pernah membayangkan, branding adalah suatu hal yang penting. Misalnya deh, bagaimana Apple bisa membawa nama mereka hingga menjadi lebih tinggi sampai sekarang dan dianggap sebagai device yang “premium”. Padahal, di sisi lain, Apple dengan merek-merek lain, seperti Xiaomi, atau Oppo mungkin, sama-sama mengusung teknologi yang canggih, bahkan Xiaomi atau Oppo punya harga yang lebih murah. Akan tetapi, bayangan Anda soal branding produk Apple yang sudah merebut hati masyarakat hingga saat ini memang nyata! 

Balik lagi, argumen awalnya adalah Apple sebetulnya sama dengan merek lain yang terus berinovasi dalam teknologi. Lalu, mengapa Apple berhasil membawa produk mereka jadi seperti sekarang? Yap, itu semua karena branding. Sejak Steve Jobs pertama kali mengusung Apple, branding adalah kata kunci akan keberhasilan Apple, hingga kepergiannya yang meninggalkan duka, di saat Apple sedang naik-naiknya. Branding produk yang dibawa Apple berhasil menanggalkan masyarakat, untuk membeli teknologi ini dan “menanamkan” pikiran mereka bahwa produk Apple adalah produk premium. Okay, mungkin itu jadi pengantar untuk membahas artikel lebih panjang mengenai branding ini. Tentu, Anda saat ini sudah terbayangkan dengan contoh seperti Apple. Apa itu branding? Branding artinya apa? Oke, yuk langsung kita bedah bareng-bareng secara lengkap!

branding adalah

Apa itu Branding?

Branding adalah serangkaian upaya membangun citra positif sebuah produk atau perusahaan di benak pelanggan dan khalayak luas. Branding bertujuan agar produk tersebut dikenal dan diingat dengan mudah oleh konsumen. Sehingga pada akhirnya, hasil branding produk tersebut dapat menguasai pangsa pasar yang lebih luas dibanding kompetitor.

Proses branding artinya memerlukan strategi jitu agar berhasil membentuk citra dan persepsi positif merek di benak pelanggan. Strategi branding adalah dimulai dengan mengenali dan memahami dengan jeli target pasar dan kebutuhannya. Kemudian dilanjutkan dengan mendesain logo, kemasan, slogan, tagline, iklan yang representatif mewakili keunggulan produk.

Promosi Diperlukan Tidak untuk Branding?

Tidak ketinggalan, upaya promosi yang masif dan konsisten juga diperlukan agar branding produk cepat melekat di benak khalayak luas. Promosi bisa memanfaatkan iklan konvensional di televisi, radio, koran, baliho, leaflet, brosur maupun melalui social media. Pemilihan channel promosi harus tepat sasaran menyasar target pasar yang hendak digarap. Dari hal tersebut, branding artinya telah terbangun secara tidak langsung, meskipun kita harus tetap menyiapkan strateginya.

Dengan strategi di atas, sebuah produk akan semakin mudah dikenali masyarakat. Merek dagang juga perlu didaftarkan untuk melindungi asset intelektual dari pembajakan pihak lain. Pada akhirnya branding produk yang solid akan membuat produk lebih unggul di pasar karena dinilai lebih inovatif dan terpercaya oleh konsumen dibanding kompetitor lainnya.

Nah, mungkin kita lihat kata “Promosi”. Apa sih perbedaan Branding dan Marketing?

Apa itu branding yang ternyata punya arti yang berbeda dengan marketing? Padahal, sama-sama membangun brand kok, dan sama-sama ingin agar brand tersebut menjadi naik. Oke, langsung saja kita kepoin jawabannya!

Jadi, Branding artinya berfokus pada pembentukan citra positif jangka panjang sebuah produk atau perusahaan di benak konsumen. Branding membangun awareness dan reputasi dengan menonjolkan keunikan, keunggulan, serta identitas merek agar mudah dibedakan dari kompetitor. Sementara itu, marketing lebih fokus pada strategi jangka pendek untuk meningkatkan volume penjualan produk atau jasa perusahaan. Marketing mendorong konsumen agar segera melakukan pembelian dengan menawarkan beragam promo menarik seperti diskon harga, bonus produk, voucher belanja, dan lain sebagainya.  

Singkatnya branding adalah cara kita melihat produk, dengan orientasi jangka panjang untuk membangun citra dan reputasi merek. Sementara marketing berfokus jangka pendek yakni bagaimana meningkatkan penjualan dalam periode tertentu dengan berbagai strategi promosi. Meski berbeda, branding dan marketing sebaiknya berjalan beriringan. Branding produk yang kuat memudahkan marketing karena produk sudah dikenal dan dipercaya konsumen. Sementara itu, marketing membantu memperkuat branding lewat beragam interaksi positif dengan pelanggan.

Cara Melakukan Branding yang Benar!

Nah, sudah saatnya setelah Anda memahami apa itu branding, Anda perlu tau core nya. Apa cara yang membuat produk Anda menjadi naik. Lewat itu, branding artinya dapat secara maksimal berjalan dan tentunya sustainable. Berikut ini adalah beberapa cara branding produk yang tepat untuk membangun citra positif di benak pelanggan

1. Identifikasi Target Pasar

Langkah pertama adalah mengidentifikasi dan memahami dengan jeli kelompok konsumen yang menjadi target pasar produk branding. Pengenalan mendalam terhadap kebutuhan dan harapan konsumen sangat penting agar branding bisa tepat sasaran.

2. Desain Logo dan Kemasan Menarik

Logo dan kemasan produk yang eye catching dan mudah diingat oleh konsumen akan memperkuat branding. Pastikan desain merepresentasikan karakter dan menonjolkan keunggulan produk.

3. Slogan atau Tagline yang Memikat

Ciptakan slogan atau tagline pendek nan padat yang komunikatif mewakili positioning produk di benak konsumen. Slogan yang catchy memudahkan konsumen mengingat merek.

4. Konsisten dalam Segala Media

Serang konsumen secara masif dan konsisten memanfaatkan berbagai media baik cetak, elektronik, digital, dan lainnya untuk mempromosikan branding produk.

5. Berikan Pengalaman Pelanggan Terbaik

Pastikan produk mampu memberikan kepuasan dan kesan positif konsumen saat penggunaan sehingga loyal terhadap merek. Branding tidak hanya soal janji tapi realisasi.

Nah itu dia beberapa cara melakukan branding produk yang ideal. Dengan branding matang melalui 5 langkah di atas, produk Anda akan semakin cepat diterima pasar. Setelah tau cara-caranya, Anda harus paham juga, sebetulnya posisi produk Anda ini sebagai apa sih? Oke yuk langsung kita bahas lebih dalam!

Bagaimana Cara Membangun Brand Positioning agar Produk Anda Tepat Sasaran?

Brand positioning adalah strategi menempatkan citra dan persepsi unik di benak konsumen terhadap sebuah brand, sehingga mudah dibedakan dengan para pesaing di industri sejenis. Brand positioning yang solid sangat penting agar sebuah brand mudah diingat dan menjadi top of mind di kalangan konsumennya.

Beberapa strategi brand positioning yang efektif antara lain:

1. Berdasarkan Atribut Produk

Brand bisa diposisikan berdasarkan atribut atau keunggulan produk yang ditawarkan. Misal Volvo diposisikan sebagai mobil teraman dan terlaris sedunia.

2. Berdasarkan Manfaat 

Positioning juga bisa menonjolkan manfaat utama yang didapat konsumen dari produk, contohnya Odol dipasarkan memberi manfaat kesehatan gigi dan mulut.

3. Positioning Berdasarkan Harga

Brand juga bisa diposisikan dari sisi harga, apakah termasuk premium, menengah atau murah. Seperti Apple dipersepsikan sebagai gadget premium kelas atas dengan harga tinggi.

4. Stylish Lifestyle Brand

Strategi lain adalah mengaitkan brand dengan aspirasi gaya hidup konsumen, seperti brand fashion branded Gucci, LV dan lainnya. Atau yang lebih tepat adalah Apple tadi yang diposisikan dengan branding produk yang premium dan classy modern.

Nah itu dia opsi strategi brand positioning yang bisa diterapkan agar brand Anda berbeda dan diingat konsumen. Branding artinya harus mengutamakan posisi produk yang tepat di mata customer. Tanpa positioning yang kuat, produk mungkin kurang bisa survive dan berkembang.

Kesimpulan!

Setelah kita melihat penjelasan di atas, gambaran kita terhadap branding adalah cara membangun suatu produk yang sudah sejak awal kita lakukan. Maka dari itu, branding produk pada akhirnya juga memunculkan istilah baru, seperti “brand awareness” untuk melihat seberapa jauh calon customer kita memandang produk kita. Setelah penjelasan ini, maka Anda paham kan apa itu branding? Terlebih, kita telah memahami branding artinya memaksimalkan setiap potensi dari produk. Pada intinya berada di sana, dan harus kita lakukan secara jangka panjang!

Nah, mimin mau kasih tau nih soal cara branding produk yang bisa long term, itulah yang dipunya Ralali untuk menaikkan produk Anda berkali-kali lipat. Apa tuh namanya min? Nih namanya, Ralali Pavilion yang membantu untuk menampilkan produk Anda sehingga mendapatkan brand awareness lebih lagi. Pasti kepo kan soal Ralali Pavilion? Oke lain kali kita bahas yaa, mungkin untuk sekarang kalian bisa cek di website Ralali Pavilion terlebih dahulu. Oke mungkin itu aja dari mimin, sampai ketemu di artikel selanjutnya!

Ralali Food Program

Bergabunglah dengan Ralali Food Program untuk mengembangkan bisnis horeca dan fnb Anda.


Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.